Breaking News:

Jadi Ikon Wisata di Sumatera Barat, Ini Keunikan Jam Gadang Bukittinggi

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengungkap sederet keunikan Jam Gadang Bukittinggi

Tribun Travel/Sinta Agustina
Jam Gadang terlihat dari Pasar Atas, Bukittinggi, Sumatera Barat. 

Selain itu, Irwan Prayitno pun juga tak bisa menyembunyikan kekagumannya atas peninggalan Hindia-Belanda tersebut. Ia berfoto mengabadikan momen keindahan dengan latar belakang Jam Gadang.

Menurut Irwan Prayitno, Jam Gadang merupakan salah satu bukti peninggalan sejarah bangsa yang tidak bisa dilupakan.

Jam gadang dibangun oleh arsitek asli Minangkabau, Jazid Rajo Mangkuto Sutan Gigi Ameh yang secara resmi selesai pada tahun 1926.

"Pembangunan Jam Gadang menghabiskan dana mencapai 3.000 Gulden," jelas Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno juga mengatakan, sejarah mencatat Jam Gadang merupakan hadiah dari Ratu Wilhelmina dari Belanda untuk sekretaris (controleur) Kota Bukittinggi (Fort de Kock) yang menjabat saat itu yakni HR Rookmaaker.

Pada kesempatan itu, Irwan Prayitno juga mengapresiasi Pemko Bukittinggi yang telah melakukan pelestrian lokasi Jam Gadang direvitalisasi habis-habisan menjadi icon wisata bernilai tinggi di tengah kota.

"Jam Gadang ini tentunya akan menjadi lokasi tujuan wisata masyarakat di setiap liburan.

Masyarakat akan menyaksikan langsung air mancur warna warni dan air terjun bertingkat di taman pelestrian Jam Gadang," ujar Irwan Prayitno.

Gubernur Sumbar juga berharap Bukittinggi yang dikatakan surganya oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung dapat menyuguhkan cenderamata yang lebih banyak.

Apalagi Bukittinggi memiliki banyak pasar tempat menjual cenderamata.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Padang
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved