Sindikat Penjual Komodo Juak 41 Ekor Hingga ke Luar Negeri, Harganya Rp 500 Juta Per Ekor

Pasar gelap penjualan komodo ini tidak hanya di Indonesia saja, melainkan hingga ke luar negeri.

Sindikat Penjual Komodo Juak 41 Ekor Hingga ke Luar Negeri, Harganya Rp 500 Juta Per Ekor
KOMPAS.com/ACHMAD FAIZAL
Salah satu anak Komodo yang berhasil diselamatkan dari jaringan penjual Satwa Liar 

TRIBUNTRAVEL.COM - Ditreskirimsus Polda Jatim mengungkap praktik jual beli hewan dilindungi jaringan internasional.

Dari hasil pemeriksaan, para pelaku telah menjual komodo sebanyak 41 ekor sejak 2016 lalu melalui Facebook.

Pasar gelap penjualan komodo ini tidak hanya di Indonesia saja, melainkan hingga ke luar negeri.

Dirkrimsus Polda Jawa Timur Kombes Akhmad Yusep Gunawan mengatakan, pengungkapan kasus jual beli satwa itu berawal dari laporan warga yang menyebut menemukan praktik jual beli satwa dilindungi di wilayah Surabaya.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan mengamankan salah satu tersangka berinisial RSL.

"Pada 22 Februari 2019, kami amankan RSL di rumahnya di Surabaya, berikut barang bukti sejumlah satwa yang langsung kami titipkan ke Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam," katanya kepada Kompas.com, Kamis (28/3/2019).

Hasil pengembangan pemeriksaan, pada 28 Februari pihaknya mengamankan dua tersangka lagi yakni VS dan AN.

Dari tangan dua tersangka diamankan empat ekor komodo dalam kondisi hidup.

Penyelidikan terus dilakukan hingga polisi kembali mengamankan AW dan RR.

AW diamankan di Semarang, sementara RR di Klaten, Jawa Tengah. Semua yang diamankan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Berdasarkan keterangan dari para tersangka, komodo didapatkan tersangka VS dari Pulau Flores. Penyuplai komodo berinisial ED yang saat ini sudah ditetapkan sebagai buronan.

Komodo dari Flores dititipkan kepada sopir truk tujuan Surabaya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved