Breaking News:

Rekomendasi Wisata

Menjelajah Sagua La Grande, Kota Eksotis di Kuba yang Tawarkan Sensasi Liburan Tidak Biasa

Menjelajah Sagua La Grande, Kota Eksotis di Kuba yang Tawarkan Sensasi Liburan Tidak Biasa

Flickr/lezumbalaberenjena
Sagua La Grande 

Lukisannya tahun 1943, The Jungle, menggantung di Museum Seni Modern New York, sebagai penggambaran magis Afro-Kuba dari tebu Sagua.

Hari-hari 'emas' berakhir ketika pasar gula jatuh pada pertengahan abad ke-20.

Akibatnya, Pelabuhan Sagua,  Isabela de Sagua, ditutup.  Kaum mudanya pun tak terhitung jumlahnya berimigrasi ke Amerika Serikat untuk mencari rezeki.

Setelah itu, hanya burung pipit yang mengunjungi Kasino Español 1908 di Sagua, tempat para pedagang Spanyol dulu pernah berbincang.

Namun, setelah bertahun-tahun surut, kini terjadi banyak perubahan di Sagua.

Kebisingan mesin-mesin industri pneumatik telah menghancurkan keheningan dalam setahun ini.

Zona yang sedang diperbaiki termasuk pusat perbelanjaan Sagua, museum, galeri seni, dan bioskop.

Selain itu, tempat makan es krim, pusat budaya, restoran, dan stasiun kereta api yang kini sangat bobrok, sedang direnovasi.

Bahkan Kasino Español sudah diperuntukkan menjadi monumen nasional sejak tahun 2011.

Pada masa lalu, Sagua juga punya hotel terkenal yakni Hotel Sagua yang mewah dibuka pada tahun 1925. Pembukaan hotel ini berlangsung meriah. 

Penulis Spanyol Federico García Lorca dan penyair Chili Gabriela Mistral, pernah tinggal di Hotel Sagua.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved