Breaking News:

Awas, Ngemil di Kantor Bisa Bikin Kamu Cepat Gemuk

Di kantor, ada beragaman makanan kecil yang dibawa oleh kawan atau kolega, dan mungkin juga snack yang kita siapkan sendiri.

Traci Mann, Profesor Psikologi Universitas Minnesota yang mengungkapkan pandangan tersebut.

Dia juga adalah penulis buku "Secrets from the Eating Lab: The Science of Weight Loss, the Myth of Willpower, and Why You Should Never Diet Again."

Faktor lainnya adalah, menambah makanan saat ngemil yang gratis makin terasa nikmat jika seseorang merasa tak dibayar cukup di kantornya.

Pandangan ini dituturkan Dr. Susan Albers, Psikolog Klinis di Cleveland Clinic.

Dia juga penulis buku laris terbitan the New York Times berjudul “Eat Q: Unlock the Weight-Loss Power of Emotional Intelligence.”

“Jadi, sebelum kamu mengambil panganan gratis tersebut, tanyakan kepada diri sendiri mengapa aku mengambilnya," kata Albers.

Masalah #3: Kamu kacau

Duduk di belakang meja untuk waktu yang lama, kemungkinan rentan mengundang berbagai persoalan emosi yang memicu keputusan untuk ngemil.

Stres dan kebosanan, misalnya.

Di tahun 2012, sebuah penelitian yang dipublikasikan di Health Psychology, menyebut, siswa lebih cenderung memakai kebosanan sebagai alasan untuk makan, daripada emosi lainnya.

Kelelahan kerja juga disebut sebagai pemicu signifikan lainnya untuk makan emosional.

Lalu, ada pula alasan di mana makan terasa bisa menjadi pelarian.

Makan menjadi "cara yang solid" untuk menghindari tugas yang kita takuti.

Bahkan, kata Albers, saat ada istilah khusus, "procrastin-eating".

Mengambil makanan kecil di kantor, bahkan bisa menjadi cara untuk bersosialisasi jika kita merasa terisolasi atau kesepian.

Di awal tahun ini, Washington Post melakukan penelitian informal sendiri tentang toples permen di kantor.

Dari sana terungkap, orang-orang terus berkomentar ketika mereka mengambil permen -bahkan saat mereka mengatakan tidak boleh memakannya, atau mengatakan permen itu tak bagus untuk kesehatan.

Fenomena ini disebut “The Kevin effect,” merujuk pada seorang karyawan yang membawa kaleng permen ke meja kerjanya.

Sebuah korelasi dengan "efek Kevin" itu adalah karyawan cenderung sungkan untuk memakan permen jika itu ada di meja bos.

Masalah #4: Multitasking

Makan snack di meja kerja adalah salah satu hal terburuk yang bisa kita lakukan untuk merusak program diet yang sedang berjalan.

Praktik ini menjadi lawan dari pemahaman mindful eating.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved