Saking Eksisnya, 5 Angkutan Umum Ini Pernah Jadi Judul Film dan Sinetron

Selain memiliki sejarah yang panjang, ternyata ada beberapa angkutan umum yang saking eksisnya di jadikan judul film dan sinetron.

Saking Eksisnya, 5 Angkutan Umum Ini Pernah Jadi Judul Film dan Sinetron
checkinjakarta.id
Bajaj yang sering digunakan sebagai 'ikon' sinetron Bajaj Bajuri. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Angkutan umum menjadi salah satu transportasi yang digunakan untuk membawa beberapa orang.

Di Indonesia, sejak awal kemerdekaan angkot dikenal dalam bentuk oplet, yang kemudian seiring waktu muncul bus, taksi, dan ojek.

Selain memiliki sejarah yang panjang, ternyata ada beberapa angkutan umum yang saking eksisnya di jadikan judul film dan sinetron.

Dilansir TribunTravel dari beberapa sumber, berikut lima angkutan umum yang pernah dijadikan judul film dan sinetron:

1. Oplet Si Doel

Oplet Si Doel yang terparkir di depan rumah
Oplet Si Doel yang terparkir di depan rumah (youtube.com)

Siapa tak kenal dengan Si Doel?

Film yang menceritakan Si Doel anak seorang supir oplet bisa kuliah di salah satu universitas.

Sinetron yang dirilis pada 12 Maret 1994 hingga 26 Juni 2006 ini mempunyai ikon unik yakni oplet milik babeh (Benyamin S).

Tonton juga: 

Sejak menjadi ikon di sinetron Si Doel Anak Sekolahan, oplet ini pernah ditawar dengan harga yang fantastis yakni Rp 1 miliar.

Sinetron Si Doel sendiri merupakan sinetron yang mengangkat kisah kehidupan sosial ekonomi masyarakat Jakarta, terutama nasib keluarga supir oplet yang sejak 1979 ijinnya mulai dihapus oleh Presiden Soeharto dan tak boleh beroperasi.

Berburu Simping, Kue Tipis Khas Purwakarta yang Bebas Kolesterol

2. Bajaj Bajuri

Bajaj yang sering digunakan sebagai 'ikon' sinetron Bajaj Bajuri
Bajaj yang sering digunakan sebagai 'ikon' sinetron Bajaj Bajuri (checkinjakarta.id)

Bajaj Bajuri adalah salah satu judul sinetron yang pernah tayang di berbagai stasiun TV.

Sinetron ini membawa genre komedi dengan mengangkat kisah kehidupan sederhana keluarga asli Betawi yakni Bajuri dan Oneng.

Secara perekonomian, keluarga tersebut dikisahkan sangat terbatas dan pas-pasan.

Karena, Si Bajuri hanya seorang supir Bajaj.

Dalam sinetron ini, bajaj yang menjadi salah satu 'ikon' Jakarta selalu ditampilkan dan menjadi cerita utama.

3. Kereta Hantu Manggarai

Kondisi Kereta Manggarai yang digunakan sebagai 'ikon' Film Kereta Hantu Manggarai
Kondisi Kereta Manggarai yang digunakan sebagai 'ikon' Film Kereta Hantu Manggarai (alamisteri.com)

Kereta Hantu Manggarai merupakan film dengan genre horor.

Film yang disutradai oleh Nayato Fio Nuala ini mengangkat 'ikon' kereta sebagai cerita utamanya.

Film ini pertama kali dirilis pada 30 April 2008.

4. Tukang Ojek Pengkolan

Para pemain sinetron Tukang Ojek Pengkolan
Para pemain sinetron Tukang Ojek Pengkolan (rcti.tv)

Sesuai namanya, sinetron ini mengisahkan kehidupan masyarakat asli Betawi yang memiliki mata pencaharian sebagai tukang ojek pangkalan.

Sejak pertama kali dirilis pada 25 April 2015, sinetron ini selalu menampilkan 'ikon' angkutan umum yakni ojek.

Sinetron ini menjadi sangat populer karena menggunakan lagu Hey Tukang Ojek sebagai lagu pembuka dan penutup.

5. Night Bus

Potongan adegan Fim Night Bus yang dengan latarbelakang di dalam Bus
Potongan adegan Fim Night Bus yang dengan latarbelakang di dalam Bus (youtube.com)

Night Bus adalah salah satu film Indonesia yang dirilis pada 6 April 2017.

Sebagaimana judulnya, film ini mengangkat kisah nasib para penumpang bus.

Bus tersebut diceritakan sedang dalam perjalanan menuju Sampar.

Ini adalah nama sebuah kota yang sangat terkenal dengan sumber daya alamnya yang luar biasa melimpah.

Film ini merupakan jenis drama, aksi dan sangat seru sekali.

Karena nantinya para penumpang di dalam bus itu terlibat suatu konflik menegangkan.

Pesan penting yang ditawarkan adalah pentingnya perdamaian.

Awas! Naikkan Kaki ke Atas Dasbor Mobil yang Sedang Melaju Bisa Mengancam Nyawa

Viral, Video Seorang Ibu Menyuapi Makan Anaknya yang Kecanduan Main Game

(TribunTravel.com/Ratna Widyawati)

Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved