Low Season, Penumpang di Bandara Adisutjipto Yogyakarta Menurun

Situasi di Bandara Internasional Adisutjipto masih cukup lenggang sejak beberapa minggu lalu.

Low Season, Penumpang di Bandara Adisutjipto Yogyakarta Menurun
pexels.com
Ilustrasi bandara 

TRIBUNTRAVEL.COM - Situasi di Bandara Internasional Adisutjipto masih cukup lenggang sejak beberapa minggu lalu.

Samsi Widodo, Porter Service di Bandara Internasional Adisutjipto menerangkan jika setelah libur tahun baru, penumpang di Bandara Internasional Adisutjipto mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Dia mengatakan, dari pukul 04.00-11.30 WIB dari yang biasanya bisa mengangkut 6-7 kali, namun pada Kamis (14/2/2019) dirinya hanya mengangkut tiga kali.

"Tadi masuk pukul 04.00 sampai mau pulang hanya narik tiga kali. Untuk setoran ini masih pusing gara-gara penurunan penumpang semenjak Januari lalu. Kalau biasanya 6-7 kali, akhir-akhir ini hanya tiga kali," terangnya pada Tribunjogja.com.

Samsi memperkirakan jika penurunan penumpang yang terjadi menurutnya dikarenakan harga tiket yang naik dan adanya bagasi berbayar.

"Mulai Januari, setelah tahun baru penumpang turun. Ini untuk setoran saja perbulan Rp 1.600.000 masih bingung. Kalau imbas penumpang turun banyak, mulai dari penjual oleh-oleh, taxi sampai dengan hotel. Pasti turun," ungkapnya.

Samsi menerangkan jika harga tiket bisa lebih diturunkan dan bagasi tidak berbayar, maka penumpang diprediksi bisa naik lagi.

"Harapannya bisa pulih lagi. Kalau bisa ada kebijakan pemerintah yang bisa menurunkan harga pesawat. Kalau bisa juga untuk bagasi berbayar ditiadakan. Ya optimis bisa kembali normal lagi kalau saya. Di sini sudah 28 tahun, jadi juga hafal," terangnya.

General Manager PT Angkasa Pura I Cabang Yogyakarta, Agus Pandu Purnama menjelaskan jika penurunan penumpang di Bandara Internasional Adisutjipto memang terjadi setelah liburan tahun baru berlangsung.

Hal tersebut lebih dikarenakan low season yang memang terjadi setiap tahunnya.

Akan tetapi, Pandu menerangkan jika saat ini sudah mulai nampak kenaikan penumpang.

"Ada 1.046 penerbangan yang dibatalkan bulan lalu, rata-rata turunnya sebanyak 13%. Sekarang sudah mulai ada peningkatan dibandingkan dengan bulan lalu, termasuk pembatalan penerbangan sudah sedikit, tidak sebanyak bulan lalu. Insyaallah Maret aman, makin normal," terangnya.

Dia menerangkan bukan hanya penerbangan saja yang mengalami low season, hotel, kuliner dan yang lainnya juga mengalami hal yang sama

"Low season memang sudah dari tahun ke tahun. Memang dimana-mana low season. Hanya sekarang ada tambahan cuaca kurang menentu, transportasi darat lebih bagus, seperti kertas api, jalan tol. Selain itu mungkin juga pesawat ada yang lebih mahal, bagasi berbayar, itu juga menjadi faktor pemicu," ungkapnya.

Untuk kenaikan sendiri, Pandu menjelaskan jika untuk penerbangan naik 4,6% dan untuk penumpang sebanyak 3,7%.

"Ini sudah naik. Ke depan insyaallah bisa pulih. Karena kalau kita bandingkan dengan transportasi lain, segmen transportasi udara kan berbeda, artinya orang yang sudah biasa menggunakan transportasi udara pasti akan pakai. Orang tertentu yang menginginkan kecepatan, pasti menggunakan sarana udara, baik pengiriman barang maupun orang," ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Low Season, Penumpang di Bandara Adisutjipto Menurun, //jogja.tribunnews.com/2019/02/14/low-season-penumpang-di-bandara-adisutjipto-menurun?page=all.
Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti

Ikuti kami di
Editor: Rizky Tyas Febriani
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved