Nekat Mancing di Sendang Lele Sukoharjo, Siap-siap Kena Denda Rp 6 Juta

Larangan mancing di Sendang Lele, bagi yang nekat siap-siap kena denda 6 juta

Nekat Mancing di Sendang Lele Sukoharjo, Siap-siap Kena Denda Rp 6 Juta
kompas.com/Anggara Wikan Prasetya
Sendang Lele di Sukoharjo yang lelenya dikeramatkan dan dilarang untuk diambil atau dipancing 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sendang Lele yang berlokasi di Dusun Baseng, Desa Gentan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo ini berbeda dengan sendang pada umumnya.

Bagaimana tidak, bagi yang nekat memancing ikan di Sendang Lele akan kena denda sebesar Rp 6 juta. 

Seperti namanya, Sendang ini berisi ikan lele.

Patung Lele di Tengah Sendang Lele, Sukoharjo
Patung Lele di Tengah Sendang Lele, Sukoharjo (kompas.com/Anggara Wikan Prasetya)

Kuliner Favorit Keluarga Presiden Jokowi, Enaknya Cita Rasa Ayam Goreng Mbah Karto di Sukoharjo

Menurut sesepuh desa yang disapa Mbah Kijo, ikan lele yang ada di Sendang Lele ini dulunya muncul secara alami dari dalam bumi.

“Zaman dulu, alami, jumlah lelenya banyak sekali,” ujar dia dilansir Tribun Travel dari Kompas.com Senin (11/2/2019).

Tonton Juga

Ia melanjutkan jika sekarang lele alami hanya tinggal tiga.

Sementara lele lainnya sengaja ditambahkan ke dalam kolam.

Namun tetap saja ikan lele di sendang ini tidak boleh diambil atau dipancing.

Mitosnya, ikan lele di sini merupakan kepunyaan dari penguasa kawasan sendang tersebut.

Usai Cicipi Soto Gading, Jokowi Wisata Kuliner di RM Mbah Karto Sukoharjo! Menu Favoritnya. .

Masyarakat setempat meyakini jika ada yang mengambil lele, maka hal itu akan mendatangkan bencana.

Karna dasar itulah masyarakat setempat membuat peraturan guna melarang siapa pun yang akan mengambil, memancing, atau mengganggu ikan lele di sana.

“Ada yang mengganggu, ada yang memancing, ada yang mengambil ya itu, kalau sampai ketahuan warga ya itu, dikenakan denda atau dipidana,” ujar Mbah Kijo dengan bahasa Jawa krama dilansir Tribun Travel dari Kompas.com Senin (11/2/2019).

Sendang ini juga banyak didatangi orang dari berbagai penjuru daerah.

Mereka kebanyakan datang untuk mengambil air dari pancuran yang ada di samping kolam.

Sebenarnya tidak ada mitos atau keyakinan tertentu mengenai air itu.

Namun air di Sendang Lele memang bersih.

Jika sumber air lainnya biasanya bercampur kapur, maka di sini airnya jernih.

Biasanya pengunjung paling banyak datang ketika malam satu suro.

Tidak ada ritual khusus yang ditujukan bagi pengunjung. 

Namun ada satu aturan, yakni dilarang mengenakan pakaian berwarna hijau gadung karena menyerupai pakaian yang dikenakan penguasa sendang.

Petilasan atau tempat singgah Pangeran Sambernyawa di Sendang Lele ketika berjuang melawan Belanda.
Petilasan atau tempat singgah Pangeran Sambernyawa di Sendang Lele ketika berjuang melawan Belanda. (kompas.com/Anggara Wikan Prasetya)

Sementara itu di kawasan sendang juga terdapat situs peninggalan sejarah.

Diyakini di sinilah dahulu Pangeran Sambernyawa atau Mangkunegara I menyusun strategi perang melawan kolonial Belanda.

Di Sendang Lele ini ia turut dibantu oleh Ki Truno.

Oleh karena itu, Sendang Lele ini juga kerap disebut Sendang Ki Truna Lele.

Selain itu, Sendang Lele yang berada di kaki Gunung Gajah Mungkur ini juga berdekatan dengan destinasi wisata Sukoharjo lain, yakni Gunung Sepikul dan Batu Seribu.

7 Fakta Terkait Turbulensi Pesawat, Tidak Perlu Panik Ketika Pesawat Alami Guncangan

Tips Memilih Gaya Sepatu Supaya Lebih Serasi dengan Pasangan Saat Valentine

Keanggunan Kate Middleton dalam Balutan Gaun Putih Saat Hadiri BAFTA Curi Perhatian Publik

Wisatawan Harus Perhatikan Aturan Ini Sebelum Bertemu Rusa di Taman Nara, Jepang

Museum Danar Hadi Masuk Daftar Museum Terpopuler di Indonesia Versi TripAdvisor, Intip Keunikannya

(TribunTravel.com/RatnaWidyawati)

Ikuti kami di
Penulis: Ratna Widyawati
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved