8 Mitos yang Dipercaya Orang Tionghoa Jelang Tahun Baru Imlek

Beberapa mitos tersebut mungkin sudah sering didengar, namun mungkin ada juga mitos-mitos yang belum pernah kamu dengar sebelumnya.

8 Mitos yang Dipercaya Orang Tionghoa Jelang Tahun Baru Imlek
mariefranceasia.com
Ilustrasi perayaan Imlek - 8 Mitos yang Dipercaya Orang Tionghoa Jelang Tahun Baru Imlek 

TRIBUNTRAVEL.COM - Menjelang Tahun Baru Imlek, ada mitos-mitos yang dipercaya oleh orang Tionghoa yang sudah mendarah daging.

Beberapa mitos tersebut mungkin sudah sering didengar, namun mungkin ada juga mitos-mitos yang belum pernah kamu dengar sebelumnya.

Seiring dengan berjalannya waktu, ada orang-orang Tionghoa yang masih memegang erat mitos tersebut, namun ada juga yang sudah menganggapnya sebagai satu tradisi kebudayaan.

Orang Tiongkok
Orang Tiongkok (Shanghaiist)

Mengenal Cap Go Meh, Perayaan yang Hadir untuk Menyambut Tahun Baru Imlek

Tribun Travel merangkum 8 mitos dari orang Tionghoa yang dipercaya secara turun-temurun yang perlu kamu ketahui.

1. Makan Onde Sejumlah Umur Plus Satu

Orang Tionghoa sering sekali membuat onde-onde ketika hari ibu pada setiap 22 Desember.

Makan onde-ondenya harus sesuai dengan jumlah umur kita dan ditambah sebutir onde karena dipercaya hidup kita akan mengalami hoki terus dan umur kita bertambah setahun.

Namun saat ini, tradisi ini sudah tidak dilakukan oleh para orang tua.

4 Tradisi Perayaan Tahun Baru Imlek yang Mulai Ditinggalkan, Ada yang Memuja Dewa Dapur

2. Jangan Pakai Aksesoris Warna Putih di Kepala

Bagi orang Tionghoa memakai aksesoris berwarna putih dianggap sebagai tindakan menyumpahi orangtua agar cepat meninggal.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved