Breaking News:

7 Tindakan Ilegal di Korea Selatan, Hukuman Penjara Siap Menanti Orang yang Melanggar

7 Hal yang Ilegal Dilakukan di Korea Selatan, Hukuman Penjara Siap Menanti Kamu yang Melanggar

korea.panduanwisata.id
7 Hal yang Ilegal Dilakukan di Korea Selatan, Hukuman Penjara Siap Menanti Kamu yang Melanggar 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Ambar Purwaningrum

TRIBUNTRAVEL.COM - Korea Selatan selama beberapa tahun belakangan ini dikenal dunia akan budaya Kpopnya.

Keunikan ini yang membuat banyak wisatawan berkunjung ke Korea Selatan.

Namun sebelum berkunjung ke Korea Selatan, ada beberapa hal yang ilegal dilakukan di Korea Selatan.

Jika berani melanggarnya maka hukuman penjara siap menantimu.

Dilansir TribunTravel.com dari laman koreaboo.com berikut 7 hal yang ilegal dilakukan di Korea Selatan.

1. Pejudian

Ilustrasi perjudian
Ilustrasi perjudian (castko.com)

Taylor Tak, Model Plus Size Asal Korea Selatan Ini Berhasil Menunjukkan Jika Cantik Tak Harus Kurus

Meskipun selebrita Kim Soo Hyun dan Lee Min Ho menjadi bintang iklan untuk kasino, namun sebenarnya ilegal untuk melakukan perjudian di Korea Selatan.

Hukuman penjara bisa menjerat mereka yang ketahuan melakukannya.

2. Meludah

Meludah
Meludah (karliinkorea.com)

8 Fakta Unik Myeongdong, Kawasan Belanja yang Populer di Ibu Kota Korea Selatan

Jangan pernah berani meludah di depan umum, terutama bila kamu sedang berada di Seoul.

Sebab meludah di depan umum itu ilegal dan kamu dapat ditangkap.

3. Tato

Tato
Tato (soompi)

Ingin Melihat Bunga Sakura di Korea Selatan, Perhatikan Jadwal Berikut Agar Tidak Ketinggalan Momen

Di Korea Selatan, tato pada dasarnya ilegal.

Sebab seniman tato haruslah seorang dokter yang berlisensi.

Jadi jika sampai ketahuan membuat tato di Korea Selatan tanpa penanganan dokter berlisensi, kamu dapat ditangkap.

4. Rok mini

Rok Mini
Rok Mini (officiallykmusic.com)

Tak Hanya Soal Drama Korea, Ini 8 Potret Unik yang Hanya Ditemui di Korea Selatan

Penggunaan rok mini di Korea Selatan pernah hampir dilarang.

Larangan ini disampaikan oleh mantan Presiden Park Geun Hye.

Mereka yang melanggarnya harus membayar denda sebesar 50 ribu won atau setara Rp 634 ribu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved