Mau Selfie Sebagai Bukti Eksistensi Diri di Media Sosial? Kenali Dulu 5 Etikanya

Ada satu hal dari peristiwa tsunami Selat Sunda ini yang juga menjadi sorotan. Yakni, fenomena masyarakat yang berselfie di lokasi bencana.

Mau Selfie Sebagai Bukti Eksistensi Diri di Media Sosial? Kenali Dulu 5 Etikanya
Sick Chirpse
Etika selfie. 

Foto itu kemudian dijadikan bukti bahwa mereka benar sudah mengunjungi lokasi bencana dan menyalurkan bantuan donatur kepada para pengungsi.

Selain itu, menurut dia, foto dengan latar belakang lokasi bencana yang hancur akan mendapatkan Likes lebih banyak dari pengguna media sosial, karena mungkin mengingatkan masyarakat untuk lebih bersyukur karena berada di tempat yang lebih baik.

Selfie di lokasi bencana tsunami ini pun sangat disayangkan oleh masyarakat setempat yang menjadi terdampak.

Mereka mengaku kecewa dengan banyaknya pengunjung yang datang berfoto-foto dakam kondisi bencana, sementara masih banyak masyarakat setempat yang dirundung duka.

Tentu ini menjadi hal yang menimbulkan pertanyaan, sebenarnya seperti apa sajakah etika berselfie?

Kali ini, TribunTravel.com telah merangkum etika foto berselfie dari berbagai sumber.

1. Perhatikan keselamatan diri

Memang sih, selfie adalah satu upaya untuk mengabadikan momen yang belum tentu terulang untuk kedua kali.

Banyak orang yang mencoba selfie di tempat-tempat berbahaya agar hasil fotonya terlihat keren.

Namun, sayangnya selfie di tempat berbahaya itu justru memakan korban jiwa.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved