Breaking News:

Mengenal Funa-Zushi, Sushi Tua di Jepang yang Diolah Selama 3 Tahun

Teknik fermentasi yang bertujuan untuk membuat makanan lebih awet juga diterapkan pada satu jenis sushi di Jepang yang disebut funazushi.

fermentation-products.com
Funazushi, sushi tua di Jepang yang proses pembuatannya membutuhkan waktu tiga tahun. 

Funazushi dapat digunakan dalam sup, digoreng dengan adonan pelapis mirip tempura, atau disajikan dengan teh hijau menjadi ochazuke.

Funazushi punya sejarah yang cukup panjang di Jepang.

Yakni, sekitar 1.000 tahun yang lalu di mana metode pengawetan makanan yang disebut 'narezushi' datang ke Jepang dari Cina.

Kata 'sushi' aslinya berarti ikan yang difermentasi, dan berakar di Asia Tenggara.

Menurut sejarah sushi, sushi jenis ini pertama kali terlihat dalam kitab Jepang pada abad ke-7.

Kemudian, ikan itu diisi dengan nasi sebelum difermentasi, dan inilah yang disebut naresushi.

Naresushi menjadi bentuk sushi paling awal di Jepang.

Naresushi membutuhkan waktu beberapa bulan untuk mempersiapkannya, dan bisa dikonsumsi meski proses fermentasi belum selesai.

Inilah mengapa sajian itu disebut naresushi atau sushi nare 'mentah.'

Proses fermentasi membuat beras terasa asam, tetapi dapat dimakan dan sebagian besar terlarut.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved