Meski Mengandung Protein, Telur Dapat Sebabkan Dampak Negatif pada Tubuh

Baik itu direbus, diceplok, atau didadar, ketikamakan telur telah mendapatkan asupan protein, vitamin A, D dan B-12 yang berkualitas tinggi.

Meski Mengandung Protein, Telur Dapat Sebabkan Dampak Negatif pada Tubuh
nutraingredients.com
Ilustrasi 

TRIBUNTRAVEL.COM - Baik itu direbus, diceplok, atau didadar, ketikamakan telur telah mendapatkan asupan protein, vitamin A, D dan B-12 yang berkualitas tinggi.

Jika sehat, benar-benar tidak ada kerugian untuk makan telur setiap hari.

Orang dengan penyakit jantung dan diabetes mungkin perlu mengurangi konsumsi telur.

Jika ingin makan telur setiap hari juga harus menggunakan metode memasak yang sehat dan rendah lemak.

Berikut ini alasan mengapa tidak disarankan makan telur dalam jumlah banyak.

1. Kolesterol dan lemak jenuh

Dulu ada banyak informasi tentang makan telur setiap hari karena kandungan kolesterolnya, yaitu 186 miligram dalam satu telur besar.

The Dietary Guidelines for Americans merekomendasikan asupan kolesterol tidak lebih dari 300mg, tergantung pada asupan kalori.

Jika makan dua telur untuk sarapan setiap pagi maka kolesterol akan naik.

Sebuah studi 2016 yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition melihat efek kolesterol dan telur dalam pola makan lebih dari 1.000 pria yang berusia 42-60 tahun.

Halaman
123
Ikuti kami di
Tags
Nakita.id
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved