Jadi Alternatif Pengganti Protein Hewani, Berikut 4 Manfaat Tersembunyi Kedelai Bagi Tubuh

Orang yang alergi terhadap produk susu atau seorang vegan biasanya mengganti protein hewani dengan protein kedelai.

Jadi Alternatif Pengganti Protein Hewani, Berikut 4 Manfaat Tersembunyi Kedelai Bagi Tubuh
boldsky
Protein kedelai 

TRIBUNTRAVEL.COM - Orang yang alergi terhadap produk susu atau seorang vegan biasanya mengganti protein hewani dengan protein kedelai.

Protein kedelai dianggap sebagai alternatif yang lebih sehat untuk daging.

Berbagai produk kedelai seperti, tahu, susu kedelai, tempe yang kaya

Protein kedelai bahkan saat ini juga dikonsumsi dalam bentuk bubuk protein.

Protein kedelai
Protein kedelai (boldsky)

Sayangnya, mengkonsumsi terlalu banyak makanan kedelai sering dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, karena protein kedelai dianggap sebagai makanan yang kontroversial.

Jika kamu memasukkan makanan kedelai dalam menu makan dan dietmu, pastikan kamu mengonsumsi dalam jumlah tepat dan konsultasikan dengan ahli gizi berapa banyak porsi protein kedelai yang harus dikonsumsi untuk kesehatan.

Dirangkum dari laman boldsky.com, berikut sederet manfaat dari protein kedelai bagi tubuh kita :

1. Membantu membangun otot

boldsky.com
boldsky.com

Protein kedelai memberi banyak asam amino yang dibutuhkan oleh tubuh kita.

Protein kedelai mengandung asam amino (BCAA) yang terdiri dari 3 asam amino, yaitu leusin, isoleusin dan valin.

Berbagai penelitian telah mengungkapkan BCAA membantu membangun otot.

Protein kedelai tidak seefektif sumber protein lain seperti protein whey, tetapi mengkonsumsi produk susu bersama dengan protein kedelai ditemukan menjadi lebih efektif.

2. Membantu menurunkan berat badan

boldsky.com
boldsky.com

Sesuai studi, diet protein dengan kedelai dalam penurunan berat badan ternyata sangat efektif.

Dalam beberapa penelitian, protein kedelai memicu penurunan berat badan yang sama efektifnya dengan produk berbasis hewani.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada 20 peserta laki-laki obesitas diberi diet protein tinggi berbasis kedelai serta diet tinggi protein berbasis daging.

Penelitian ini mengarah pada temuan bahwa diet protein tinggi berbasis kedelai sama efektifnya dengan pola makan kaya protein berbasis daging dalam membantu penurunan berat badan.

3. Baik untuk kesehatan jantung

Protein kedelai diketahui baik untuk kesehatan jantung berdasarkan berbagai penelitian yang mengungkapkan kedelai membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik.

Sebuah penelitian mengungkapkan, mengganti protein hewani dengan sekitar 25 gram protein kedelai menghasilkan penurunan kadar kolesterol jahat serta kadar trigliserida, yang merupakan jenis lemak yang ditemukan dalam darah kita.

4. Menurunkan risiko kanker

Makanan kedelai mengandung isoflavon, yang mirip dengan hormon estrogen dan ini membuat orang berpikir bahwa itu bisa memicu berbagai jenis kanker sensitif hormon.

Tetapi American Cancer Society menyatakan, meskipun makanan kedelai mengandung isoflavon seperti estrogen, mereka memiliki sifat anti-estrogen.

Beberapa penelitian mengungkap bahwa orang yang mengonsumsi makanan kedelai kurang rentan terhadap kanker payudara.

Kandungan serat yang ada dalam kedelai juga dapat membantu memerangi berbagai jenis kanker.

Studi tentang makanan kedelai dan kanker memiliki hasil yang beragam.

TribunTravel.com/rizkytyas

Ikuti kami di
Penulis: Rizky Tyas Febriani
Editor: Rizky Tyas Febriani
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved