Ada Sejak Zaman Kerajaan Mataram Islam, Inilah Asal-usul Nama Gudeg Khas Yogyakarta

Gudeng adalah makanan yang terbuat dari nangka muda yang terkenal sudah sejak lama. Simak sejarah singkat dibalik kisah Gudeg yang ada sejak dahulu.

Ada Sejak Zaman Kerajaan Mataram Islam, Inilah Asal-usul Nama Gudeg Khas Yogyakarta
blog.reservasi.com
Gudeg 

"Saat pembangunan kerajaan Mataram di alas Mentaok, banyak pohon yang ditebang, dan diantaranya adalah pohon nangka, kelapa, dan tangkil atau melinjo," jelasnya.

Buah nangka muda (gori), kelapa, dan daun melinjo yang rontok, mendorong para pekerja untuk membuat makanan dari bahan-bahan tersebut.

Sajian tersebut untuk memenuhi makan bagi para pekerja yang jumlahnya sangat banyak.

Bahkan untuk mengaduknya atau dalam bahasa Jawa disebut hangudek harus menggunakan alat menyerupai dayung perahu.

Dari proses mengaduk (hangudeg) ini, makanan yang diciptakan dari nangka muda ini disebut gudeg.

Sejarah gudeg juga tercatat dalam karya sastra Jawa Serat Centhini.

Dikisahkan pada 1600-an saat Raden Mas Cebolang tengah singgah di pedepokan Pengeran Tembayat yang saat ini berada di wilayah Klaten.

Di sana Pengeran Tembayat menjamu tamunya yang bernama Ki Anom dengan beragam makanan, dan salah satunya adalah Gudeg.

Gudeg sejatinya bukanlah makanan yang berasal dari lingkungan kerajaan, melainkan dari masyarakat.

Meskipun demikian, untuk menjadi makanan tradisional yang setenar saat ini, perlu proses yang panjang.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Ayu Miftakhul Husna
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved