Selain Sushi, Ini 4 Olahan Nasi yang Ada di Jepang, Termasuk Nasi dengan Kuah Teh Hijau

Hidangan nasi di Jepang tak hanya sebatas sushi atau omu rice (nasi goreng selimut). TribunTravel.com merangkum empat hidangan nasi khas Jepang.

Selain Sushi, Ini 4 Olahan Nasi yang Ada di Jepang, Termasuk Nasi dengan Kuah Teh Hijau
ufunk.net
Sushi sajian nasi yang berasal dari Jepang 

Chahan juga bisa ditambah dengan cabikan shiso (basil Jepang), nori, atau irisan negi (daun bawang).

Chahan adalah makanan pokok di rumah-rumah di Jepang, dan biasa tersedia di menu izakaya dan di kotak bento.

Paket penyedap rasa chahan secara luas tersedia dalam berbagai rasa di supermarket Jepang dan dapat dicampur saat memasak nasi.

3. Sekihan

Jika kamu menemukan nasi berwarna merah dengan kacang di Jepang, itu adalah sekihan.

Sekihan telah lama dianggap sebagai hidangan khusus di Jepang, disajikan pada hari ulang tahun, pernikahan, festival dan perayaan lainnya.

Sekihan juga merupakan hidangan utama bagi masakan Tahun Baru Jepang, osechi ryori.

Ini dianggap sebagai hidangan yang baik, karena warna merah diyakini membawa keberuntungan dan mengusir roh jahat.

Asal-usul sekihan bisa ditemukan dalam ritual Shinto kuno di Jepang.

Saat itu, beras menjadi persembahan kepada dewa dan berwarna merah.

Sekarang, sekihan dibuat dengan nasi ketan yang manis (mochigome) dan kacang merah adzuki.

Seringkali nasi biasa ditambahkan untuk membuatnya lebih ringan karena ketan memiliki tekstur yang cukup padat dan mengenyangkan.

Hidangan ini disajikan dengan kuro goma shio, wijen hitam, dan campuran garam.

Sekihan bisa disajikan dengan alternatif lauk lain seperti semangkuk nasi biasa, atau onigiri.

Namun tidak seperti lauk nasi lainnya, sekihan disajikan pada suhu kamar, bukan panas.

4. Ochazuke

Kata 'ocha' berarti teh dalam bahasa Jepang, dan 'zuke' berarti menenggelamkan, bersama-sama.

Gabungan kata ini mengacu pada nasi yang direndam dalam teh panas.

Untuk membuat ochazuke, nasi yang sudah dimasak dimasukkan ke mangkuk kecil, lalu diberi bumbu yang diinginkan, dan ditutup dengan teh hijau segar atau dashi.

Topping yang bisa ditambahkan termasuk rumput laut, ikan segar atau ikan matang, kerupuk beras, biji wijen, dan furikake.

(TribunTravel.com/Rizki A. Tiara)

Ikuti kami di
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved