5 Street Food Paling Populer di Thailand, Mulai dari Sosis Daging Babi hingga Telur Dadar

Layaknya Indonesia, Thailand pun dianugerahi dengan kekayaan kulinernya. Mulai dari kuliner berat dan mengenyangkan hingga kudapan manis atau gurih.

5 Street Food Paling Populer di Thailand, Mulai dari Sosis Daging Babi hingga Telur Dadar
Instagram/cakethaiog
Gai Tod, hidangan ayam goreng yang jadi street food populer di Thailand 

TRIBUNTRAVEL.COM - Thailand merupakan satu negara yang kaya akan jajanan jalanan alias street food.

Layaknya Indonesia, Thailand pun dianugerahi dengan kekayaan kulinernya.

Mulai dari kuliner berat dan mengenyangkan hingga kudapan manis atau gurih.

Biasanya, street food Thailand mudah dibeli di pinggir-pinggir jalan maupun di pasar.

Kali ini, TribunTravel.com telah merangkum lima street food populer khas Thailand yang wajib kalian coba dari laman The Culture Trip.

1. Kluay Tod

Kluay tod adalah makanan ringan atau camilan manis yang adiktif berupa pisang mini yang digoreng.

Kluay tod biasanya dibuat dengan pisang yang kurang matang, yang lebih cocok untuk digoreng.

Pisang untuk kluay tod biasanya disiapkan dalam adonan kelapa kering dan biji wijen.

Sehingga saat digoreng, bagian luar pisang jadi sedikit renyah dan keemasan, serta bagian dalamnya lembut dan hangat.

Kluay tod tetap lezat baik saat baru diangkat dari penggorengan, atau bahkan setelah dingin jadi suhu kamar.

2. Khao Kha Moo

Khao kha moo adalah hidangan sederhana tetapi memuaskan.

Khao kha moo terbuat dari kaki babi yang direbus yang disajikan di atas nasi.

Daging babi dimasak dalam campuran kecap, gula, dan rempah-rempah sampai empuk.

Biasanya khao kha moo mudah ditemukan di kios pinggir jalan yang menjualnya, apalagi jika kamu melihat panci besar yang diisi dengan kaki babi panggang.

Jika lebih suka daging berlemak rendah, kamu bisa meminta versi mai ow nang (tanpa kulit).

Seringkali hidangan ini disajikan dengan brokoli Cina dan telur rebus.

3. Kai Jeow

Satu di antara hidangan termurah yang akan disajikan di sebagian besar kedai makanan di Thailand adalah kai jeow, atau telur dadar Thailand yang disajikan di atas nasi.

Omelet khas Thailand dibuat sedikit berbeda dari omelet dari negara Barat.

Bagian dalamnya tetap seperti telur dadar standar, tetapi bagian luarnya berwarna keemasan dan renyah.

Kai jeow biasanya dimasak dengan saus ikan dan cabe, dan diberi saus cabai.

Kai jeow dapat dimakan kapan saja setiap hari, tetapi banyak pula yang menikmatinya untuk sarapan.

4. Sai Ooah

Sosis Thailand, Sai Ooah
Sosis Thailand, Sai Ooah (eatingthaifood.com)

Sai ooah adalah sosis dari wilayah Thailand bagian utara yang dibuat dengan berbagai bahan aromatik, membuatnya terasa lebih dari sekedar daging babi.

Daging babi biasanya dicampur dengan bahan seperti serai, daun jeruk purut, lengkuas, dan cabai merah.
Campuran ini dipanggang dalam kulit usus sampai keemasan dan lezat.

Meskipun Chiang Mai sangat terkenal dengan sai ooah-nya, sai ooah tetap jadi street food populer di seluruh Thailand.

5. Gai Tod

Ayam goreng mungkin bukan hidangan Thailand yang unik, tetapi sangat populer di Thailand.

Gai tod biasanya disiapkan dengan cara merendam sayap ayam atau daging ayam drumstick dalam campuran rempah-rempah dan tepung beras sebelum digoreng.

Untuk menambah sedikit rasa ekstra, ayam ini juga sering dihidangkan dengan pasta cabe Thailand atau disajikan dengan saus pedas.

Biasanya, gai tod disajikan di mana-mana mulai dari pasar malam hingga kereta api, sering kali disertai dengan nasi ketan.

(TribunTravel.com/Rizki A. Tiara)

Ikuti kami di
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved