Art Bali Jadi Ruang Baru untuk Menampung Potensi Kreatif di Indonesia

Pameran seni Art Bali yang diadakan di Gedung AB BC (Art Bali Bali Collection), kawasan Bali Collection, Nusa Dua, sejak (10/10/2018)

Art Bali Jadi Ruang Baru untuk Menampung Potensi Kreatif di Indonesia
Humas Art Bali
Bali Collection 

TRIBUNTRAVEL.COM- Pameran seni Art Bali yang diadakan di Gedung AB BC (Art Bali Bali Collection), kawasan Bali Collection, Nusa Dua, sejak (10/10/2018) telah berakhir dan diklaim berhasil memberikan warna baru dalam perkembangan ekosistem seni di Bali bahkan Indonesia.

CEO dan Pendiri Art Bali, Heri Pemad mengatakan Art Bali akan menjadi ruang baru untuk menampung potensi kreatif di Indonesia, khususnya di Bali dan sekitarnya.

Ini juga serta mempertemukannya dengan publik yang lebih luas, sehingga Art Bali bisa mengembangkan ekosistem seni yang lebih baik.

Pelaksanaan Art Bali di tahun pertamanya bertepatan pula dengan beberapa acara penting berskala internasional di kawasan Nusa Dua.

Diantaranya Pertemuan Tahunan IMF, Our Ocean Conference dan World Conference on Creative Economy (WCCE).

Hal ini meningkatkan kesempatan bagi karya seni kontemporer Indonesia di Art Bali untuk menyentuh publik yang lebih luas dan diapresiasi tidak hanya oleh para pelaku dan penikmat seni dalam negeri, tapi juga dari luar negeri.

Selain para wisatawan luar negeri dan nasional di Bali dan para delegasi dari konferensi-konferensi tersebut, ada pula pejabat-pejabat dan perwakilan dari negara tetangga yang turut menyempatkan datang.

“Lebih dari 2000 pengunjung lokal, mulai dari para siswa Bali berbagai sekolah dan para mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bali, komunitas seni dan budaya, juga masyarakat umum yang memiliki kartu identitas Bali datang dan menikmati lebih dari 50 karya para seniman kontemporer di Indonesia,” ungkapnya, Kamis (15/11/2018).

Gedung AB BC merupakan hasil dari bantuan pemerintah melalui Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf).

Ruang yang baru ini dibangun tidak hanya untuk Art Bali saja, tapi juga sebagai ruang untuk mendukung para pelaku seni dan budaya yang ingin menggunakannya.

Baik untuk kegiatan komunitas atau pameran tunggal, sehingga mendorong perkembangan kreativitas dalam seni dan budaya, seperti seni rupa, teater, seni pertunjukkan, bahkan film dan fashion.

Dengan begitu Gedung AB BC dapat terus hidup untuk memberikan dampak positif bagi ekosistem di wilayah seni ekonomi kreatif.

Setelah Art Bali 2018, Gedung ABBC (Art Bali Bali Collection) akan menjadi rumah bagi karya-karya seni kontemporer dari seniman Indonesia lewat pameran berikutnya di tanggal 15 Desember 2018.Pameran ini bertemakan “Celebration of the Future”.

“Kami berharap para seniman Bali dapat semakin terlibat langsung dan memanfaatkan Gedung AB•BC seoptimal mungkin dalam mengembangkan ekosistem seni dan budaya di Bali khususnya, dan Indonesia umumnya,” tutur Pendiri Art Bali, I Made Aswino Aji.(*)

Artikel ini telah tayang di tribun-bali.com dengan judul Art Bali Akan Menjadi Ruang Baru Bagi Potensi Kreatif Indonesia

Ikuti kami di
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Bali
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved