Pria di Australia Ini Meninggal Usai Menyantap Siput Hidup-hidup

Sewindu silam, seorang pria di Australia bernama Sam Ballard menerima tantangan dari temannya untuk menelan siput kebun hidup-hidup.

Pria di Australia Ini Meninggal Usai Menyantap Siput Hidup-hidup
Steemit
Siput 

Dia juga mengalami pusing dan muntah yang luar biasa sehingga harus dirawat di rumah sakit.

Pada saat itu juga dokter mendiagnosis Ballard dengan infeksi cacing paru tikus, tetapi remaja itu kemudian jatuh koma hingga 420 hari, seperti yang diberitakan Live Science pada Senin (05/11/2018).

Ballard sempat sadar dari komanya, tetapi kemudian penderitannya berlanjut pada kelumpuhan mulai dari leher hingga tubuh bagian bawah.

10 Foto Ini Tunjukkan Cara Hewan Saat Tidur, Lumba-lumba, Siput, hingga Jerapah

Dia juga mengalami kesulitan berkomunikasi dan membutuhkan perawatan sepanjang waktu.

Pada minggu lalu, Ballard akhirnya meninggal dunia.

Belajar dari kasus ini, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyarankan kepada semua orang untuk lebih berhati-hati dalam mengonsumsi makhluk hidup dalam keadaan mentah.

Tentu ini bukan berarti ada banyak orang yang mengonsumsi siput dalam keadaan hidup-hidup.

Wujudnya Imut dan Warna Cantik, 20 Jenis Siput Laut Ini Bikin Siapapun yang Melihatnya Takjub

Namun, ada beberapa budaya yang memang secara sengaja mengonsumsi makhluk hidup, seperti siput, katak, kepiting, dan udang, dalam keadaan setengah matang atau bahkan mentah

CDC menyatakan bahwa pada hewan-hewan tertentu, seperti udang, kepiting, katak dan siput, telah ditemukan adanya larva parasit.

CDC pun menyarankan untuk menyudahi kebiasaan ini dan menyarankan agar sayuran yang sudah bersentuhan dengan siput untuk dicuci terlebih dahulu sebelum dimakan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pria Australia Meninggal karena Makan Siput, Ini Penjelasannya".

Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved