Penelitian Terbaru Menunjukkan Partikel Plastik Ditemukan Dalam Tubuh Manusia, Bahaya?

Potongan plastik terdeteksi di dalam feses orang di Eropa, Rusia dan Jepang menurut penelitian yang membahas keberadaan plastik dalam makanan manusia

Penelitian Terbaru Menunjukkan Partikel Plastik Ditemukan Dalam Tubuh Manusia, Bahaya?
nyoobserver.wordpress.com
Satu hal sederhana yang bisa dilakukan untuk mengurangi polusi plastik saat traveling adalah dengan memanfaatkan kembali kantong plastik. 

"Saya sama sekali tidak terkejut, atau khawatir dengan temuan ini," kata Alistair Boxall, seorang profesor dalam ilmu lingkungan di Universitas York di Inggris.

"Mikroplastik telah ditemukan pada air keran, minuman kemasan, ikan, kulit kerang, bahkan dalam bir," tambahnya.

"Oleh karena itu, plastik tidak dapat dihindari dan setidaknya beberapa partikelnya akan masuk ke paru-paru dan sistem pencernaan kita."

Sementara seorang peneliti di King's College London, Stephanie Wright mengatakan, "Masalahnya apakah plastik terakumulasi dalam tubuh manusia."

"Kita tidak tahu apakah konsentrasi plastik yang tertelan lebih tinggi daripada yang keluar" katanya.

Produksi plastik global telah meningkat drastis lebih dari 400 juta ton per tahun.

Diperkirakan dua hingga lima persen dari plastik akan berakhir di lautan, di mana sebagian besar rusak menjadi partikel-partikel kecil.

TribunTravel.com/rizkytyas

Ikuti kami di
Penulis: Rizky Tyas Febriani
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved