Bran Castle Jadi Kastil Paling Angker di Eropa, Menginspirasi Novel Berisi Kisah Drakula

Terletak di Transylvania, tiga jam perjalanan dari Bucharest ibu Kota Rumania terdapat Istana Drakula yang bernama Bran Castle.

Bran Castle Jadi Kastil Paling Angker di Eropa, Menginspirasi Novel Berisi Kisah Drakula
Instagram.com
Bran Castle 

 TRIBUNTRAVEL.COM - Rumania mempunyai satu destinasi wisata horor yang menjadi tujuan para wisatawan.

Terletak di Transylvania, tiga jam perjalanan dari Bucharest ibu Kota Rumania terdapat Istana Drakula yang bernama Bran Castle.

Bran Castle merupakan bekas tempat tinggal pangeran Vlad ke III, yang kisahnya diangkat dalam novel Drakula karya Bran Stoker pada tahun 1897.

Tidak hanya itu, Bran Castle juga menginspirasi kisah drakula lainnya yang berjudul 'Vlad the Impaler'.

Menurut sejarah, kastil ini merupakan hadiah dari rakyat Transylvania untuk Ratu Meri Rumania.

Memiliki dinding putih dan atap berwarna marun, Kastil Bran berdiri gagah di atas bukit Izvorul Kalimonui.

Aura mistispun kental menyelimuti seluruh bangunan Bran Castle disebut-sebut sebagai salah satu kastil paling angker di Eropa.

Dari kejauhan istana ini cukup terlihat menyeramkan seperti istana nenek sihir di banyak kisah legenda barat.

Bran Castle berdiri megah di atas bukit berbatum dengan beberapa menara yang menjulang tinggi khas istana negeri dongeng semakin menggugah kesan menawann namun misterius.

Untuk naik ke istana drakula ini pengunjung harus melalui jalan miring yang cukup tajam sepanjang 100 meter.

Bran Castle adalah kastil yang pernah dimiliki seorang bangsawan Rumania yang bernama Vlad Tepes yang dikenal sebagai Count Dracula.

Vlad Tepes lahir pada tahun 1431-1476.

Nama Dracula berasal dari ordo yang dimiliki ayah Vlad Tepes yaitu 'Dracul' atau Naga, Vlad ini yang dikenal dengan nama anak drakula.

Namun demikian Vlad tak menghisap darah manusia atau korbannya seperti cerita-cerita drakula yang sering didengar.

Kisah drakula yang sebenarnya adalah tentang kekejaman Vlad semasa pemerintahannya di Wallachia, Transylvania.

Vlad tidak sungkan-sungkan untuk menyiksa dan membunuh pihak-pihak yang menantang pemerintahannya dengan kejam.

Vlad akhirnya terbunuh saat perang salib melawan bangsa Turki pada tahun 1476, pada tahun 1930 kuburan Vlad dibongkar dan jasadnya tidak ada di kuburan itu.

Sampai saat ini, keberadaan jasad drakula 'Vlad' tidak diketahui.

Kini kastil megah dan eksotis yang bertemakan abad 12 saat ini dibuka untuk umum sebagai museum.(TribunTravel.com/GigihPrayitno)

Ikuti kami di
Penulis: Gigih Prayitno
Editor: Sinta Agustina
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved