TRIBUNTRAVEL.COM - Sekilas tak ada yang aneh pada makanan ini.
Biasanya sering terjadi sebagai menu sarapan di Jepang.
Namun tahukah kamu, pada masa lalu makanan ini merupakan kuliner khusus untuk kucing.
Dilansir TribunTravel.com dari laman scmp.com, Neko manma diterjemahkan secara harfiah sebagai "nasi kucing", yang berarti makanan kucing.
• Oishii! Selain Ramen, Hangatkan Badanmu Saat Musim Dingin dengan Icip-icip 6 Kuliner Jepang Ini
• Kuliner Jepang - Selain Lezat, 3 Kudapan Berbentuk Unik Khas Negeri Sakura Ini Ternyata Halal
Biasanya terdiri dari semangkuk nasi dengan berbagai topping, yang terdiri dari serpihan bonito hingga tulang ikan, sup miso, atau mayones.
Tiap daerah memiliki kreasinya tersendiri.
Dikatakan bahwa neko manma awalnya dimaksudkan sebagai makanan kucing, dan dibuat dari sisa makanan.
Ironisnya, kebanyakan kombinasi neko manma membutuhkan minyak dan bumbu yang tidak cocok untuk diet kucing.
• Kuliner Jepang - Oishi! Inilah 7 Jajanan Kaki Lima di Negeri Sakura yang Wajib Dicoba
Sejak saat itu neko manma tak lagi digunakan untuk kucing, melainkan manusia.
Di Tokyo, neko manma umumnya terdiri dari nasi dengan potongan bonito dan kecap.
Mentega sering ditambahkan neko manma di Hokkaido karena banyak diproduksi di sana.
Lainnya menambahkan sup miso, telur mentah, atau apa pun yang mereka suka.
• Kuliner Jepang - Dibuat dari Gandum dan Sayuran, Soba Dipercaya Lebih Sehat dari Mi Lainnya
Awalnya kuliner ini hanya disajikan di rumah-rumah, terutama sebagai menu sarapan.
Namun kini, banyak restoran yang Jepang yang menyajikannya.
Kebanyakan neko manma yang dibuat sudah dikreasikan dengan gaya masakan modern.
Tak cuma rasanya yang lezat, kuliner ini juga murah di kantong.
Jadi bagi kamu yang punya anggaran ketat saat Jepang'>berlibur di Jepang, tak ada salahnya mencoba kuliner yang satu ini.
(TribunTravel)