Tahun Baru Islam

Rangkaian Acara Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sambut Tahun Baru Jawa 1 Suro Tahun Be 1952

Ada beberapa tradisi yang biasanya dilaksanakan selama Malam Satu Suro atau yang juga disebut sebagai Tahun Baru Jawa oleh masyarakat Jawa.

Rangkaian Acara Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sambut Tahun Baru Jawa 1 Suro Tahun Be 1952
TribunJateng/Akbar Hari Mukti
Barisan kebo bule memimpin Kirab Malam Satu Suro di Keraton Solo, Kamis (21/9/2017). 

TRIBUNTRAVEL.COM - 1 Muharram atau yang disebut Tahun Baru Islam adalah bulan pertama dalam kalender Islam.

Muharram sendiri merupakan satu dari empat bulan suci yang terjadi dalam satu tahun.

Oleh masyarakat, Bulan Muharram juga dianggap bulan suci ke dua setelah Bulan Ramadhan.

Ada sejumlah amalan sunnah yang biasa dilakukan umat Muslim untuk menyambut tahun baru Islam, 1 Muharram.

Amalan sunnah bisa dikerjakan terutama 10 hari pada bulan Muharram, sejak 1 Muharram 1440 Hijriyah atau 11 September 2018 yang lebih dikenal dengan Hari Asyura.

Asyura artinya kesepuluh.

Pada Hari Asyura, umat Muslim disunahkan untuk berpuasa.

1 Muharram juga disebut sebagai bulan yang istimewa karena berkaitan dengan peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW.

Yaitu hijrahnya Rasulullah dan sahabatnya dari Mekah ke Madinah yang punya makna penting bagi umat Muslim.

Hijrahnya Rasulullah merupakan sejarah kebangkitan Islam.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Rizky Tyas Febriani
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved