Mengintip Keunikan Te Wairoa, Desa di Selandia Baru yang Terkubur Letusan Gunung Berapi

Desa Te Wairoa di Selandia Baru, awalnya didirikan oleh misionaris Kristen pada 1848 hingga akhirnya terkubur karena letusan gunung berapi.

Mengintip Keunikan Te Wairoa, Desa di Selandia Baru yang Terkubur Letusan Gunung Berapi
nzstatic.com
Desa Te Wairoa di Selandia Baru, awalnya didirikan oleh misionaris Kristen pada 1848 hingga akhirnya terkubur karena letusan gunung berapi. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Desa Te Wairoa di Selandia Baru, awalnya didirikan oleh misionaris Kristen pada 1848 hingga akhirnya terkubur karena letusan gunung berapi.

Gunung berapi Tarawera mengubur desa unik ini dan menjadikannya puing-puing vulkanik yang bertahan hingga 40 tahun.

Keunikan desa ini adalah dibangun seperti whares (tempat tinggal sederhana) berhiaskan taman-taman berpagar seperti di perdesaan Inggris.

Foto-foto awal, serta temuan arkeologi menunjukkan perkembangan desa menjadi kombinasi yang luar biasa dari permukiman tradisional Maori dan Inggris.

Hal itu juga mengakibatkan pencampuran ciri-ciri arsitektural dari dua kebudayaan.

(rotoruanz.com)

Sebelum letusan pada 1886 terjadi, di desa ini didirikan sebuah sekolahan pada 1852.

Selain itu, Pendeta Spencer, misionaris Kristen juga memperkenalkan gandum ke lembah Te Wairoa dan penggilingan tepung didirikan di samping Aliran Te Wairoa pada tahun 1857.

Gereja Te Mu juga didirikan dan selesai pada 1862.

Dari 1865 hingga 1870, banyak sengketa tanah antara Maori terjadi.

Akibatnya, Maori lokal mundur kembali ke Kariri Point dan Pendeta Spencer meninggalkan Te Wairoa pada 1870 untuk bersama keluarganya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sri Juliati
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved