Breaking News:

Mengenal Lebih Jauh Tembok Berlin, Destinasi Wisata Sejarah Utama di Jerman

Tembok Berlin yang dalam bahasa Jerman disebut Berliner Mauer ini menyimpan sejarah panjang dan kelam.

jagranjosh.com
Tembok Berlin. 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Rizki A Tiara

TRIBUNTRAVEL.COM - Kalau berkesempatan traveling di Jerman, Tembok Berlin adalah satu landmark yang wajib dikunjungi.

Tembok Berlin yang dalam bahasa Jerman disebut Berliner Mauer ini menyimpan sejarah panjang dan kelam.

Dikutip TribunTravel.com dari laman Kompas, Pemerintahan komunis Jerman Timur di bawah pimpinan Walter Ulbricht membangun Tembok Berlin pada 13 Agustus 1961.

Bentuk awalnya pun cukup sederhana, yakni hanya berupa kawat berduri yang direntangkan sepanjang 155 kilometer di perbatasan Berlin Timur dengan Berlin Barat.

Namun, pembatas ini dikembangkan menjadi tembok beton permanen dengan kawat berduri.

Untuk memperkokoh Tembok Berlin, ditambah tembok lapis kedua yang terbuat dari beton dengan tinggi 4 meter.

Tak cuma itu, ada tambahan pembangunan 300 menara pengawas dengan senjata lengkap, 30 bunker, beberapa pos perbatasan serta pagar sinyal yang bisa mendeteksi penyeberang.

Setelah Tembok Berlin dibangun, tentu saja akses warga Berlin Timur ke Berlin Barat semakin sulit.

Setiap warga yang melintasi Tembok Berlin, harus melalui pemeriksaan ketat di Checkpoint Charlie.

Meski begitu, ada banyak warga Berlin Timur yang nekat menerobos tembok pembatas demi menemukan kebebasan di Berlin Barat.

Setelah diruntuhkan, traveler masih bisa melihat bagian Tembok Berlin masih kokoh dan dilengkapi menara pengawas.

Yakni, dengan mendatangi Berlin Wall Memorial atau dalam bahasa Jerman disebut Gedenkstäätte Berliner Mauer di Bernauer Straße.

Berlin Wall Memorial ternyata memiliki pusat dokumentasi, gardu pandang, dan taman memorial.

Ada tembok yang panjangnya sekitar 30 meter, dipenuhi hamparan pasir coklat muda, menara jaga, kawat berduri, serta dua lapis tembok lagi di baliknya.

Ada celah tembok yang menjadi tempat pengunjung mengintip untuk melihat hamparan pasir, barikade kawat berduri dan menara pandang.

Ada juga kotak-kotak untuk meletakkan karangan bunga guna mengenang para korban yang tewas saat berusaha menerobos Tembok Berlin.

Barikade kawat berduri yang dipasang Berlin Timur untuk mencegah warganya melarikan diri ke Berlin Barat dapat dilihat dari lantai lima gardu pandang yang ada di seberang tembok.

Selama Jerman dipisahkan oleh Tembok Berlin, setidaknya ada 136 orang tewas saat akan melarikan diri melewati tembok ini.

Hingga kini, sisa-sisa Tembok Berlin yang masih terawat baik.

Sementara di pusat dokumentasi, ada banyak dokumentasi tentang sejarah Jerman dan Nazi.

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved