Breaking News:

Viral Penumpang Ceritakan Area Merokok di Bandara Husein Sastranegara, Suasananya Mirip Pemakaman

Smoking area atau area khusus merokok di i ruang tunggu Terminal Domestik Bandara Husein Sastranegara, Bandung, viral di media sosial seminggu yang la

Facebook Dede Yogiswara
Curhat suasana smoking area Smoking area Terminal Domestik Bandara Husein Sastranegara, Bandung 

TRIBUNTRAVEL.COM - Smoking area atau area khusus merokok di ruang tunggu Terminal Domestik Bandara Husein Sastranegara, Bandung, viral di media sosial seminggu yang lalu.

Apakah ada yang menarik dari area merokok di Bandara Husein Sastranegara, Bandung?

Ternyata, ada yang berbeda dari area merokok di Bandara Husein Sastranegara, Bandung dengan yang ada di bandara lain.

Area merokok di Bandara Husein Sastranegara, Bandung berada di ruangan sempit, ukurannya sekitar 2,5 meter kali 1,5 meter.

Mengerikannya, desain ruangannya dibuat menyerupai liang lahat dengan cat warna cokelat seperti warna tanah kuburan.

Sementara di bagian langit-langitnya, ada gambar orang sedang bersedih sambil menaburkan bunga.

Pengalaman merokok di Smoking Area Bandara Husein Sastranegara, Bandung pertama kali dibagikan oleh akun Facebook Dode Yogiswara.

Dalam postingannya, Dode menunggah foto suasana di area merokok Bandara Husein Sastranegara dengan diskripsi yang menjelaskan perasaannya berada di dalam sana.

"Lagi di airport Bandung. Masuk ke smoking room. Ruangan sangat sempit. Ukuran mungkin 2.5 x 1.5m.. design dinding seperti tanah coklat kemerahan. Abis nyalain rokok, iseng liat ke atas, ada gambar ibu ibu bapak bapak lagi tabur bunga dari atas. Feeling langsung ga enak, buru2 matiin rokok trus keluar," tulis Dode.

Sejak diposting tanggal 10 Agustus 2018 lalu, postingan Dode sudah dibagikan lebih 18 ribu kali dan disukai lebih dari 6 ribu pengguna Facebook.

Melansir dari laman Kompas.com, Humas Bandara Husein Sastranegara Mabruri Jurnalis Wahyudin mengatakan, ruangan ini sudah ada sekitar satu tahun yang lalu.

Desain ini sengaja dibuat untuk mengingatkan bahaya merokok kepada para perokok.

"Sadar bahwa merokok merugikan diri mereka," ujar Mabruri.

Namun, ruangan tersebut rencananya akan dipindahkan ke lokasi baru dengan ukuran yang lebih luas, yakni 3.5 x 3.5 meter.

"Mengingat ruangan terlalu kecil, maka kami coba pindahkan yang lebih luas. Desainnya Insya Allah anti mainstream juga," kata Mabruri.

(TribunTravel.com/rizkytyas)

Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved