Keju Tertua di Dunia yang Ditemukan di Makam Mesir Ternyata Berisi Bakteri Berbahaya Bagi Manusia

Keju berusia 3.200 tahun ditemukan di sebuah makam Mesir Kuno, tepatnya di samping makam pemimpin Kota Memphis, Ptahmes.

Keju Tertua di Dunia yang Ditemukan di Makam Mesir Ternyata Berisi Bakteri Berbahaya Bagi Manusia
University of Catania and Cairo University
Keju kuno di Makam Mesir 

Namun, tak lama kemudian temuan itu terlupakan dan hilang terkubur pasir gurun Sahara.

Pada 2010, situs itu ditemukan kembali dan diteliti ulang oleh arkeolog Prancis.

Sayangnya, penjarah makam telah mengambili isinya, kecuali satu set kendi keramik yang kebanyakan telah rusak.

(University of Catania and Cairo University)

Di antara kendi keramik itu, satu yang berisi keju dan kain kanvas, ditinggalkan oleh para penjarah.

Kendi berisi keju kuno ini dikubur di samping Ptahmes, pemimpin Kota Memphis pada Mesir Kuno.

Situs ini diperkirakan berasal dari Dinasti ke-19, yang menguasai Mesir dari 1292 SM hingga 1189 SM.

Sebagai tokoh politik, Ptahmes adalah tokoh besar.

Selain menjabat pemimpin kota, ia bekerja sebagai kepala staf militer dan mengawasi perbendaharaan kota.

Setelah wafat, status Ptahmes diangkat mejadi Imam Tertinggi dari dewa Amun, dewa yang disembah pada Mesir Kuno.

Dan seperti yang ditunjukkan oleh penelitian terbaru, Ptahmes mungkin juga berkaitan dengan pembuatan keju masa itu.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved