Breaking News:

Dikenal Jadi Simbol Perdamaian Dunia, Kisah Sadako si Pembuat 1.000 Bangau Kertas Menyedihkan

Sadako Sasaki adalah seorang gadis muda Jepang yang menjadi korban perang, namun dia tidak menanggapi semuanya dengan amarah.

kolase intisari
Sadako Sasaki 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sadako Sasaki adalah seorang gadis muda Jepang yang menjadi korban perang, namun dia tidak menanggapi semuanya dengan amarah.

Dia menghadapinya dengan gerakan damai, sehingga meski dia telah tiada sejak 60 tahun yang lalu, kisahnya yang memilukan masih mengilhami harapan jutaan orang di seluruh dunia.

Pada 1945, kota Nagasaki dan Hiroshima, Jepang dijatuhi bom oleh Amerika Serikat yang menghancurkan kedua daerah tersebut.

Serangan yang menjadi akhir dari konflik Perang Dunia II antar dua negara itu menewaskan lebih dari 140.000 orang.

Ledakan di Hiroshima membuat Sadako Sasaki yang berusia dua tahun terlempar dari rumah keluarganya, namun secara ajaib dia selamat.

Nenek Sadako kembali ke rumah untuk mengumpulkan barang-barang yang bisa diselamatkan, tetapi kemudian dia tidak pernah kembali lagi.

Kemudian, ketika Sadako berusia 12 tahun, dia jatuh sakit dan didiagnosis dengan leukimia sebagai akibat dari radiasi ledakan.

Dokter mengatakan, Sadako hanya memiliki waktu satu tahun untuk hidup.

Sementara, di rumah sakit teman Sadako, Chizuko datang menemuinya dengan membawa kotak kertas putih persegi.

Chizuko kemudian mengambil kertas tersebut dan melipatnya menjadi seekor bangau yang indah.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Ambar Purwaningrum
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved