11 Fakta Unik Australia, Berebut Kue Pavlova dengan Selandia Baru hingga Ular Piton Dimana-mana

Ada fakta menarik tentang Australia. Sampai-sampai terkadang Australia terkesan bukanlah bagian dari dunia ini, melainkan 'dunia lain'.

11 Fakta Unik Australia, Berebut Kue Pavlova dengan Selandia Baru hingga Ular Piton Dimana-mana
barefootblond.com
Australia. 

5. Kanguru

Di Australia, ada lebih dari 60 jenis kanguru yang berbeda.

Bayi kanguru, yang disebut joey, ukuran tubuhnya bisa sekecil bulir beras atau sebesar lebah.

Yakni, 0,2 hingga 0,9 inci, menurut Kebun Binatang San Diego.

Ketika seekor joey lahir, ia merayap ke dalam kantong hangat dan aman di perut induknya, dan tinggal di sana selama 120 hingga 450 hari.

6. Filter atau saringan yang dipasang pada pintu tak hanya untuk menangkal nyamuk, tetapi juga ular.

(pennycanrules/imgur)

Australia adalah rumah bagi banyak jenis ular berbisa.

Faktanya, 21 dari 25 jenis ular paling mematikan hidup di Austrailia.

Tetapi statistik mengatakan rata-rata, hanya ada sekitar 2 orang per tahun yang meninggal akibat gigitan ular, dan kebanyakan mereka mencoba membunuh atau menangkap hewan itu.

Sehingga ular pun terpaksa menyerang balik orang tersebut.

Intinya, untuk hidup aman di Australia, biarkan satwa liar hidup dalam damai.

7. Ular piton di mana-mana

Australia adalah surga bagi ular piton, dan meskipun mereka bisa tumbuh sangat besar, ular ini biasanya bukan ancaman bagi manusia.

Piton tidak agresif dan tidak berbisa.

Mereka bisa hidup hampir di mana saja.

Bahkan, para ahli mengatakan di beberapa negara bagian di Australia, hampir 80% rumah memiliki ular piton yang hidup di bagian atap atau halaman belakangnya.

Ini sebenarnya bukan hal buruk karena ular piton mampu memangsa dan mengusir tikus.

Setelah makan, ular piton bisa berkeliaran tanpa makan selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan.

8. Thong Sandal

(Depositphotos.com)

Istilah 'thong' umum dikaitkan dengan jenis pakaian dalam.

Namun, di Australia sebutan bagi sandal jepit adalah 'thong sandal'.

Orang Australia merasa tidak perlu menjaga kaki mereka tetap hangat di udara dingin sekalipun.

Pasalnya, mereka memakai sandal jepit yang tepat sepanjang tahun sebagai alas kaki untuk hampir semua acara.

9. Perayaan ulang tahun Ratu Elizabeth II

Sebagai negara persemakmuran Inggris, Australia juga merayakan ulang tahun Ratu Elizabeth II.

Namun, perayaan ini dilaksanakan di waktu yang berbeda.

Di Queensland, hari ulang tahun Ratu dirayakan pada Oktober.

Di Australia Barat, perayaan jatuh pada September.

Sementara di beberapa negara bagian lain di Australia, perayaan itu jatuh pada Juni.

Sebenarnya, Ratu Elizabeth II berulangtahun pada April.

Namun, sudah ada hari libur pada bulan tersebut sehingga orang Australia memutuskan untuk membuat hari libur di bulan-bulan yang lain.

10. Generasi yang dirampas.

(Peter Spillett/wikimedia.org)

Ini adalah satu di antara bagian kelam sepanjang sejarah Australia.

Pada awal abad ke-20, pemerintah memutuskan anak-anak suku Aborigin lebih baik tinggal di komunitas orang kulit putih.

Tahun 1910 hingga 1970, ribuan anak suku Aborigin dipaksa meninggalkan keluarganya untuk tinggal di berbagai macam institusi pemerintah.

Akibat perpisahan paksa tersebut, anak-anak dan keluarga mereka sangat menderita.

Beberapa tahun kemudian, Perdana Menteri Australia secara resmi mengeluarkan permintaan maaf kepada komunitas suku Aborigin dan ribuan orang penduduk Australia mendukungnya.

Ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua.

Bahwa, kita seharusnya menghormati budaya dan bangsa lain serta harus berani mengakui kesalahan dan meminta maaf.

11. Stromatolit

(Depositphotos.com)

Stromatolit adalah endapan mikroba yang terbentuk oleh ganggang biru-hijau.

Jenis terumbu karang ini terbentuk sangat lambat, satu struktur berukuran 1 meter kemungkinan terbentuk dalam waktu 2.000 hingga 3.000 tahun.

Tidak mengherankan stromatolit yang ditemukan di Australia Barat adalah fosil hidup tertua dan terbesar di dunia.

Ikuti kami di
Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Arif Setyabudi Santoso
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved