Breaking News:

4 Misteri Aneh yang Berhasil Terpecahkan, Termasuk Rahasia Hilangnya British South America Airlines

Ada banyak rahasia dunia yang belum mampu terpecahkan oleh manusia selama berabad-abad.

unbelievable-facts.com
Hilangnya pesawat Star Dust 

Keunikan danau ini terletak pada beberapa batu yang mampu bergerak.

Trek dimana batu itu bergerak dapat terlihat dengan jelas.

Jaraknya bahkan ada yang sudah mencapai 100 meter.

Awalnya banyak yang bingung mengapa batu itu bisa bergerak.

Studi bebatuan pun dilakukan pada 1900, tetapi semua yang bisa peneliti dapatkan adalah hipotesis dan tidak ada konfirmasi.

Penelitian berlanjut sepanjang abad ke-20, tetapi tanpa mengetahui kapan atau di bawah kondisi apa gerakan itu terjadi, mustahil untuk memecahkan misteri.

Pada 2014, video time-lapse dengan jelas menunjukkan apa yang terjadi.

(unbelievable-facts.com)

Ketika ada air di danau, lapisan es tipis beberapa milimeter terbentuk di permukaan selama malam yang dingin.

Selama hari-hari cerah, lapisan itu menghilang.

Angin menggerakkan lembaran es dan bebatuan hingga lima meter per menit meninggalkan jejak dalam sedimen halus.

3. Hiu penyebab kerusakan kapal selam

(unbelievable-facts.com)

Hiu cookiecutter, juga dikenal sebagai "hiu cerutu" adalah jenis hiu kecil yang hanya mencapai panjang 42-56 cm.

Mereka umumnya ditemukan di perairan lautan yang hangat di seluruh dunia.

Nama mereka mengacu pada cara hiu ini makan dengan mencungkil potongan daging bulat dari hewan yang lebih besar, seperti ikan paus, anjing laut, ikan hiu, ikan pari, dan ikan bertulang.

Mereka diketahui suka menyerang kapal selam, kabel bawah laut, jaring ikan, dan dalam kasus yang jarang terjadi, manusia.

Mereka memiliki bibir yang berfungsi sebagai cangkir hisap dan gigi seperti gergaji yang membantu mereka menempel ke mangsa dan memotong daging.

4. Star Dust, pesawat British South America Airlines yang menghilang pada 1947 dengan pesan aneh

(unbelievable-facts.com)

Setelah melakukan perjalanan dari London dengan pesawat Avro York bernama Star Mist pada 29 Juli, dan mendarat di Buenos Aires pada 1 Agustus, enam penumpang melanjutkan perjalanan mereka ke Santiago menggunakan Star Dust pada 2 Agustus jam 01.46 dengan lima anggota awak.

Pada 17.45, operator radio di bandara Santiago menerima pesan Kode Morse "ETA SANTIAGO 1745 HRS STENDEC."

Karena dia tidak mengenali kata terakhir, dia meminta klarifikasi dan menerima "STENDEC" dua kali sebelum kehilangan kontak sepenuhnya dengan pesawat terbang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved