Erupsi Gunung Agung

Selain Indonesia, Inilah 6 Negara Lain yang Paling Berisiko Alami Letusan Gunung Berapi

Tidak hanya warga Indonesia yang khawatir dengan letusan gunung berapi. Ada beberapa negara yang juga khawatir bencana alam ini akan terjadi.

Selain Indonesia, Inilah 6 Negara Lain yang Paling Berisiko Alami Letusan Gunung Berapi
KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Agung
Erupsi di Gunung Agung Bali 02 Juli 2018 pukul 21:04 WITA 

TRIBUNTRAVEL.COM - Gunung Agung di Bali kembali erupsi pada pukul 21.04 Wita, Senin (2/7/2018).

Menurut data PVMBG, erupsi tersebut menyebabkan tinggi kolom abu teramati mencapai 2.000 meter di atas puncak (± 5.142 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat.

Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 24 mm dan durasi ± 7 menit 21 detik.

Erupsi terjadi secara Strombolian dengan suara dentuman.

Lontaran lava pijar teramati keluar kawah mencapai jarak 2 km.

Saat ini, Gunung Agung berada pada Status Level III (Siaga).

Informasi soal meletusnya Gunung Agung cukup banyak menyedot perhatian warga Indonesia dan internasional.

Sebab, dikhawatirkan gunung api tertinggi di Pulau Dewata itu akan sama seperti kali terakhir ia meletus, yaitu tahun 1963.

Tanggal 17 Maret 1963, Gunung Agung yang memiliki ketinggian 3.142 meter di atas permukaan laut meletus dengan dahsyatnya.

Musibah ini lantas menewaskan sekitar 2.000 orang warga Bali dan menurunkan suhu Bumi sekitar 0,4 derajat celcius.

Namun tidak hanya warga Indonesia yang khawatir dengan letusan gunung berapi.

Ada beberapa negara yang juga khawatir bencana alam ini akan terjadi.

Alasannya sama, negara mereka berisiko mengalami letusan gunung berapi yang mematikan.

Inilah tujuh negara yang paling berisiko alami letusan gunung berapi ditulis dalam “Global Volcanic Hazards and Risk” dilansir dari livescience.com.

1. Indonesia

Erupsi Gunung Merapi, Jumat (1/6/2018)
Erupsi Gunung Merapi, Jumat (1/6/2018) (Instagram @sutoponagasaboy)

Walau sudah dua ratus tahun Gunung Tambora meletus dan menjadi letusan gunung berapi terbesar yang pernah tercatat, Indonedia tetap merupakan negara paling berisiko alami letusan gunung berapi.

Sebab, mereka memiliki gunung berapi aktif lainnya.

Misalnya letusan Gunung Merapi 2010, letusan Gunung Sinabung 2013 dan 2016, dan terakhir kemungkinan Gunung Agung.

2. Filipina

Gunung Mayon, Filipina
Gunung Mayon, Filipina (forbes.com)

Gunung Mayon adalah stratovolcano aktif di Provinsi Albay, wilayah Bicol, pulau besar Luzon.

Tahun 2013, lima pendaki tewas dan tujuh lainnya cedera, saat gunung berapi tersebut menghasilkan ledakan freatik yang tak terduga.

Sebuah ledakan freatik terjadi di air yang merembes ke dalam ruang magma, lalu meledak sebagai uap.

3. Jepang

Sakurajima
Sakurajima (sakurajima-volcano.weebly.com)

Gunung Sakurajima adalah satu gunung berapi yang paling aktif di dunia, dengan catatan ada ratusan kali letusan eksplosif.

Tahun 1914, letusan gunung ini yang paling kuat di Jepang pada abad ke-29.

Aliran lahar memenuhi selat sempit antara pulau dan daratan, lalu mengubahnya menjadi semenanjung.

4. Meksiko

Gunung Popocatepetl
Gunung Popocatepetl (iScienceTimes.com)

Gunung berapi Popocatepetl Meksiko telah mengeluarkan abu dan uap sejak terbangun pada 1994.

Gunung yang sering disebut “Popo” ini hanya berjarak sekitar 40 mil dari Kota Meksiko dan merupakan gunung api tertinggi kedua di Amerika Utara.

Tingginya sekitar 5.426 meter dari atas permukaan laut.

5. Guatemala

(pastatic.com)

Tahun 1541, Volcan de Agua, gunung berapi setinggi 3.500 meter ini mengeluarkan laharnya.

Lahar dari gunung berapi itu mengalir lalu menghancurkan ibukota asli Guatemala (sekarang dikenal sebagai Ciudad Vieja) dan mengubur kota tersebut.

Padahal gunung berapi tersebut tidak meletus.

6. Italia

(visitsicily.info)

Gunung Etna di Italia adalah satu gunung berapi yang paling aktif di dunia.

Letaknya di pantai timur Sisilia, Italia.

Selain itu, ia juga merupakan gunung berapi terbesar di Eropa.

Aktivitas vulkaniknya pertama kali terjadi sekitar 500.000 tahun yang lalu, kemudian sempat diam.

Namun, sejak awal abad ke-20, gunung Etna telah mengalami empat letusan sayap dan puncaknya terjadi tahun 2006 sampai 2012.

7. Kenya

Kilimanjaro, Afrika
Kilimanjaro, Afrika (brightside.me)

Gunung Kilimanjaro adalah satu gunung berapi populer di dunia.

Ia adalah gunung tertinggi di Benua Afrika, sekitar 5.895 meter di atas permukaan laut.

Gunung ini juga satu dari tujuh puncak tertinggi di dunia.

Berita ini sudah dimuat di intisari.grid.id dengan judul 7 Negara yang Paling Berisiko Alami Letusan Gunung Berapi, Ternyata Indonesia Jadi Nomor 1

Ikuti kami di
Editor: Sri Juliati
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved