Dikenal Sebagai Oleh-oleh Khas Dieng, Ternyata Carica Buah Endemik Asli Suku Tengger dari Jawa Timur

Traveler pasti tau buah yang satu ini jika pernah mengunjungi Gunung Dieng. Namanya carica.

Dikenal Sebagai Oleh-oleh Khas Dieng, Ternyata Carica Buah Endemik Asli Suku Tengger dari Jawa Timur
KOMPAS.com/ANDI HARTIK
Buah carica atau karikaya yang dijadikan minuman oleh masyarakat Suku Tengger, Jawa Timur, Jumat (8/6/2018). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Traveler pasti tau buah yang satu ini jika pernah mengunjungi Gunung Dieng.

Namanya carica.

Buah ini hanya bisa tumbuh maksimal di atas ketinggian 1.000 meter dari permukaan laut (mdpl).

Carica itu disebut berasal dari dataran tinggi Lereng Gunung Bromo, Jawa Timur.

Masyarakat Suku Tengger yang mendiami kawasan setinggi 1.700 hingga 2.329 meter dari permukaan laut (mdpl) itu mengenalnya dengan sebutan buah karikaya.

Tanaman buah itu disebut sebagai tanaman endemik yang awalnya hanya ada di kawasan Lereng Gunung Bromo.

Bahkan, tanaman buah carica yang tumbuh di Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo berasal dari kawasan Lereng Bromo.

"Sebenarnya yang di Dieng dulunya dibawa dari sini. Kebetulan kentang di sini bagus. Mereka ambil bibit dari sini. Terus ada buah carica itu. Kok unik, mereka bawa," kata Kariadi, salah satu warga Suku Tengger di Dusun Wonomerto, Desa Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jumat (8/6/2018).

Biasanya, masyarakat Suku Tengger menggunakan buah itu sebagai alat untuk cuci tangan setelah pulang dari ladang.

Selain itu, masyarakat Suku Tengger juga memakannya secara langsung.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Tertia Lusiana Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved