Mau Mendaki Gunung Semeru Usai Lebaran? Siap-siap Gigit Jari, Ini Alasannya

Bagi traveler berencana mendaki Gunung Semeru pada libur Lebaran nanti dan belum melakukan booking online, siap-siap gigit jari!

Mau Mendaki Gunung Semeru Usai Lebaran? Siap-siap Gigit Jari, Ini Alasannya
TRIBUNTRAVEL.COM/SRI JULIATI
Suasana Ranu Kumbolo di Gunung Semeru, Jawa Timur 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Sri Juliati

TRIBUNTRAVEL.COM - Mendaki gunung telah menjadi satu aktivitas yang digemari banyak kalangan, terutama anak muda.

Jangan heran, bila hampir setiap pekan atau liburan, puncak gunung selalu disesaki para pendaki.

Satu gunung di tanah air yang menjadi primadona pendaki adalah Gunung Semeru, Jawa Timur.

Alasannya, jalur pendakian Gunung Semeru tergolong landai meski memakan waktu tempuh yang cukup lama.

Ditambah bonus berupa danau di atas ketinggian, Ranu Kumbolo serta padang sabana yang berubah jadi padang Verbena Brasiliensis.

Puncak tertinggi di Pulau Jawa itu nyaris tak pernah sepi pendaki setiap akhir pekan atau saat liburan.

Saking ramainya, pihak Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) kini memberlakukan sistem kuota.

Hanya boleh 600 pendaki/hari yang mendaki ke Gunung Semeru melalui pintu masuk Desa Ranu Pani, Lumajang.

Tak hanya itu, semua pendaki juga wajib melakukan pendaftaran via online.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Sri Juliati
Editor: Sri Juliati
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved