Breaking News:

Astaga! Lagi-lagi Penumpang Lion Air Bergurau Ada Bom di Pesawat, Penerbangan pun Delay

Kasus penumpang yang bergurau membawa bom tak jua berhenti. Kini, seorang penumpang pesawat Lion Air diturunkan sebelum pesawat lepas landas.

Editor: Sri Juliati
TribunTravel.com/Sri Juliati
Penumpang pesawat Lion Air di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Senin (24/4/2017). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kasus penumpang yang bergurau membawa bom tak jua berhenti.

Kini, seorang penumpang pesawat Lion Air berinisial YS (25) diturunkan sebelum pesawat lepas landas, Minggu (27/5/2018).

Semula, ia hendak ke Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia menggunakan Lion Air bernomor penerbangan JT280 dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng.

"YS mengatakan kepada penumpang lainnya, ada bom di pesawat ketika dalam proses masuk ke pesawat (boarding)."

"Awak kabin dan beberapa penumpang lainnya mendengar ungkapan YS," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.

Pihak maskapai dan bandara langsung melakukan pengecekan ulang dengan mengembalikan penumpang, barang bawaan dan kargo ke terminal keberangkatan bandara.

YS kemudian diserahkan ke pihak kepolisian bandara.

"Untuk memberikan kenyamanan penerbangan serta prosedur penanganan penumpang, Lion Air tidak menerbangkan/menurunkan (offload) YS berikut barang bawaannya," kata Danang.

Setelah pemeriksaan, hasilnya tidak ditemukan barang berupa bom atau benda mencurigakan lain yang dapat membahayakan penerbangan.

Namun, akibat dari kejadian itu penerbangan mengalami keterlambatan.

Penerbangan yang semula dijadwalkan berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 11.40 WIB baru bisa diberangkatkan pada 14.15 WIB dan tiba di bandara Kuala Lumpur pukul 17.01 MYT.

Demi kenyamanan dan keamanan, Lion Air melakukan penggantian pesawaan untuk menerbangkan 127 penumpang dewasa dan enam anak.

"Untuk lebih menjamin keselamatan, Lion Air mengganti pesawat pada penerbangan JT280 dari Boeing 737-800NG (B378) registrasi PK-LJV ke Boeing 737-800NG registrasi PK-LOP."

"Lion Air menegaskan, kedua pesawat tersebut dinyatakan laik terbang dan aman," kata Danang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bergurau Ada Bom, Penumpang Diturunkan dari Pesawat Lion Air Tujuan Malaysia"

Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved