Hindari Kawin Paksa, Cewek Swedia Diminta Selipkan Sendok di Celana Dalam Saat di Bandara

Pejabat sebuah kota di Swedia mengimbau para wanita di sana untuk menyelipkan sendok ke dalam pakaian dalam sebelum melintasi sistem keamanan bandara.

Hindari Kawin Paksa, Cewek Swedia Diminta Selipkan Sendok di Celana Dalam Saat di Bandara
dreams.metroeve.com
Pejabat sebuah kota di Swedia mengimbau para wanita di sana untuk menyelipkan sendok ke dalam pakaian dalam sebelum melintasi sistem keamanan bandara. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Pejabat sebuah kota di Swedia mengimbau para wanita di sana untuk menyelipkan sendok ke dalam pakaian dalam sebelum melintasi sistem keamanan bandara.

Khususnya pada para wanita yang takut dibawa keluar negeri karena dipaksa menikah atau takut akan mengalami kejahatan fisik seperti mutilasi alat kelamin perempuan (FGM).

Staf bandara di Gothenburg telah diberitahu bagaimana menanggapi keadaan seperti itu, kata Katarina Idegard yang bertanggungjawab menangani kekerasan berbasis kehormatan untuk kota terbesar kedua Swedia itu.

"Sendok akan memicu detektor logam ketika kamu melewati pemeriksaan keamanan," katanya.

"Penumpang akan disisihkan tidak diperkenankan lewat, kemudian dia dapat berbicara dengan staf secara pribadi," tambahnya.

Sejauh ini belum ada data resmi mengenai jumlah wanita yang dibawa ke luar negeri oleh keluarga maupun oknum tidak bertanggungjawab untuk melakukan pernikahan paksa.

Namun, Idegard mengatakan, hotline nasional telah menerima 139 panggilan pada tahun 2017 lalu tentang pernikahan paksa.

Para aktivis penyelamat mendorong kota-kota lain untuk mengikuti jejak Gothenburg dan mengadopsi inisiatif sendok.

Melansir scmp.com, ide ini berasal dari badan amal Inggris, Karma Nirvana, yang mengklaim taktik itu telah menyelamatkan sejumlah wanita Inggris dari perkawinan paksa.

Badan amal itu mengatakan, menyembunyikan sendok di celana dalam mereka adalah cara yang aman bagi para gadis untuk memberitahu pihak berwenang.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Sri Juliati
Sumber: Grid.ID
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved