Ramadan 2018

Selama Ramadan, Warga Palestina Dilarang Bercerai! Alasannya. .

Otoritas Palestina secara resmi melarang warganya mendaftarkan kasus perceraian selama bulan suci Ramadan.

Selama Ramadan, Warga Palestina Dilarang Bercerai! Alasannya. .
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNTRAVEL.COM - Otoritas Palestina secara resmi melarang warganya mendaftarkan kasus perceraian selama bulan suci Ramadan.

Dilansir dari Middle East Monitor, Kamis (17/5/2018), hakim ketua urusan agama Mahmoud Al Habash menginstruksikan seluruh pengadilan di Palestina untuk tidak menerima kasus perceraian sampai berakhirnya Ramadan.

Al Habash mengatakan, keputusan tersebut bertujuan untuk mencegah peningkatan jumlah perceraian selama Ramadan.

"Beberapa suami mengambil keputusan yang terburu-buru dan tidak seimbang dalam bulan Ramadan," katanya.

Dia menambahkan, faktor kelaparan dan kegelisahan karena tidak merokok saat puasa meningkatkan ketegangan di kalangan keluarga, sehingga berakhir dengan perceraian.

"Kasus lain juga disebabkan oleh masalah dalam keluarga mereka, seperti karena kurang makan atau merokok," imbuhnya.

Namun, Al Habash menyatakan, hakim masih mungkin melakukan sidang mediasi untuk kasus perceraian selama bulan suci.

Pada tahun lalu, pengadilan di Palestina juga mengeluarkan aturan yang sama, mengingat tingginya angka perceraian yang diajukan.

Al Jazeera melaporkan, sebanyak 50.000 pernikahan tercatat di Tepi Barat dan Jalur Gaza pada 2015, tapi lebih dari 8.000 kasus perceraian terdaftar di pengadilan.

Pengangguran dan kemiskinan menjadi faktor utama yang berkontribusi pada perceraian.

Tak ada pernikahan atau perceraian secara sipil di wilayah Palestina, sehingga pengadilan agama mengambil alih urusan tersebut.

Angka perceraian di Jalur Gaza menurun 3,5 persen pada 2017.

Sementara, jumlah pernikahan juga merosot 10,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Warga Palestina Dilarang Bercerai Selama Ramadhan"

Ikuti kami di
Editor: Sri Juliati
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved