TRIBUNTRAVEL.COM - Penumpang kereta api Ahmedabad-Puri Express di India mengalami insiden yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya.
Sebanyak 22 gerbong kereta yang membawa sekitar 1.000 penumpang melaju tanpa mesin sejauh 10 kilometer, Sabtu (7/4/2018) pukul 22.00 waktu setempat.
Dilansir dari AFP, kementerian perkeretaapian India pada Minggu (8/4/2018) menyatakan, kereta api dapat berhenti ketika menghantam bebatuan yang ditempatkan di rel oleh petugas.
Juru bicara kementerian mengatakan, tidak ada satu pun dari penumpang yang terluka dalam insiden tersebut.
"Semua penumpang aman dan tidak ada yang terluka, ketika gerbong kereta bergerak menuju Kesinga, setelah mesin terlepas ketika dipasang di ujung kereta," katanya.
Sebanyak 7 karyawan kereta api dipecat karena tidak mengikuti prosedur yang tepat saat mengoperasikan kereta tersebut.
The Indian Express melaporkan, mesin terlepas ketika putar posisi di stasiun Titlagarh di Odisha.
Setelah insiden tersebut, mesin dikirim dari Titlagarh untuk membawa gerbong kereta itu.
Dari video yang beredar di media sosial, terlihat bagaimana kereta api tanpa mesin tersebut melewati Stasiun Kesinga dan tidak dapat berhenti.
Orang-orang yang berada di peron stasiun terdengar berteriak ke penumpang kereta api yang berada di gerbong, untuk menarik rem darurat kereta.
"Tarik tuas remnya," begitu teriak warga di peron stasiun.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "22 Gerbong Kereta Penumpang di India Melaju Tanpa Mesin Sejauh 10 Km"