Breaking News:

Prediksi Tsunami Setinggi 57 Meter di Pandeglang, BPPT : Datangnya Masih Lama, Bisa Juga Tak Terjadi

Dalam rilis yang diterima Tribun Jabar dari Prakirawan BMKG Bandung Jadi Hendarmin, Selasa (3/4/2018) malam, BMKG Bandung dan BPBD Jawa Barat menjelas

Penulis: Rizky Tyas Febriani
Editor: Rizky Tyas Febriani
Brightside.me
Tsunami di Sydney. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Sebagai negara maritim yang tersusun dari ribuan pulau, Indonesia dilingkari jalur gempa paling aktif di dunia, yaitu Cincin Api Pasifik.

Negara ini terbentuk dari tumbukan tiga lempeng benua yaitu Indo-Australia dari sebelah selatan, Eurasia dari utara, dan Pasifik dari timur.

Kondisi tersebut mengakibatkan wilayah Nusantara selalu berada dalam ancaman bencana akibat letusan gunung api, gempa, dan Tsunami.

Baru-baru ini, prediksi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) tentang tsunami 57 meter akan menerjang kawasan Pandeglang pun cukup membuat warga resah.

Bahkan bencana itu diperkirakan sampai Jakarta Utara dan Bekasi.

Sebelumnya, prediksi itu dikatakan oleh peneliti tsunami pada Balai Pengkajian Dinamika Pantai Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Widjo Kongko dalam diskusi di gedung BMKG, Jalan Angkasa Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (3/4/2018).

Dalam rilis yang diterima Tribun Jabar dari Prakirawan BMKG Bandung Jadi Hendarmin, Selasa (3/4/2018) malam, BMKG Bandung dan BPBD Jawa Barat menjelaskan beberapa poin penting.

"Pertama, sampai saat ini, di seluruh dunia, belum ada ilmu dan teknologi yang bisa melakukan prakiraan, kapan gempa bumi akan terjadi," tulis Jadi Hendarmin dalam rilis.

Memang benar, lanjutnya, terdapat potensi gempa dan tsunami di pantai selatan Jawa.

Rupanya, prediksi yang disampaikan ini adalah hasil kajian model teoritis yang waktu kejadiannya tidak bisa diprediksi waktu terjadinya.

Halaman
12
Sumber:
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved