TRIBUNTRAVEL.COM - Naik roller coaster adalah pengalaman yang menyenangkan sekaligus menegangkan.
Terutama jika roller coaster yang dinaiki punya lintasan vertikal yang membuat penumpang merasa terhempas dari atas ke bawah.
Sebagian besar orang yang naik roller coaster bukan seorang penakut dan yang jelas tidak menderita penyakit jantung.
Bagi seorang yang penakut, wahanan permainan ekstrem ini bisa meningkatkan keberanian dan melawan rasa takut, lho.
Namun, jika kalian memang bukan penantang adrenalin sebaiknya jangan coba-coba wahana yang satu ini.
Dilansir dari viralthread.com (24/3/2018), beberapa orang terperangkap di lintasan vertikal roller coaster di Australia yang disebut Buzzsaw setinggi lebih dari 100 kaki (31 meter).
Buzzsaw yang berada di Dreamworld, taman hiburan terbesar di Australia itu embuat enam orang terperangkap selama 30 menut setelah mesin tiba-tiba berhenti.
Menurut juru bicara taman bermain ini, masalah ini terjadi karena sensor pengendalinya rusak.
"Semua wahana kami dilengkapi sensor pengontrol yang dikendalikan komputer dan ada fitur keselamatan yang merupakan komponen penting di sensor ini," ungkapnya saat diwawancara 9News.
Ketika roller coaster macet, penumpang sangat ketakutan.
Bahkan terdengar jeritan anak-anak minta turun, "let us down."
Staf yang panik mencoba memperbaiki semuanya dan menyelesaikan masalah ini tanpa ada penumpang yang cedera.
"Malfungsi ini terjadi karena berbagai alasan, mulai dari penyelarasan sensor keamanan, cara penumpang menjaga keamanan dan cuaca," kata juru bicara Dreamworld tentang insiden itu.
"Tiga hal itu adalah bagian penting dari sistem keamanan wahana."
"Sesuai dengan prosedur standar operasional, wahana ini telah diperiksa oleh para teknisi dan dilakukan uji coba sebelum akhirnya digunakan."
Dreamworld Australia punya wahana permainan ekstrem yang populer yaitu "Big Nine" dan "Buzzsaw" yang tingginya 152 kaki atau sekitar 47 meter.
Insiden ini bukan pertama kalinya yang terjadi di Dreamwold.
Oktober 2016 lalu, Thunder River Rapids Ride di taman bermain ini juga mengalami malfungsi yang menewaskan empat orang.
Setelah insiden itu, wahana permainan ini ditutup dan sudah tidak ada lagi.