Nyak Sandang, 'Pahlawan' Indonesia yang Turut Sumbangkan Harta Demi Pembelian Pesawat Pertama RI

Nyak Sandang adalah satu dari banyak orang berjasa di masa lampau. Baliau adalah satu warga yang ikut menyumbangkan harta kekayaannya pada Indonesia.

Nyak Sandang, 'Pahlawan' Indonesia yang Turut Sumbangkan Harta Demi Pembelian Pesawat Pertama RI
Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo, Rabu (21/3/2018) malam, saat menerima Nyak Sandang beserta putranya di Istana Merdeka Jakarta. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Nyak Sandang adalah satu dari banyak orang berjasa di masa lampau.

Baliau adalah satu warga negara yang ikut menyumbangkan harta kekayaannya kepada pemerintah agar bisa membeli pesawat terbang pertama di Indonesia.

Setelah lebih dari 70 tahun akhirnya, Nyak Sandang meminta untuk bisa bertemu Presiden Joko Widodo.

Pada Rabu (21/3/2018) petang, selepas Maghrib, ia bertemu Presiden Jokowi di Istana Presiden, Jakarta.

"Ini Pak Jokowi, Ayah," kata Maturidi, salah satu putranya, kepada Nyak Sandang, ketika Jokowi berdiri di hadapannya.

Nyak Sandang sudah mulai kabur seiring usianya yang sudah memasuki 91 tahun karena penyakit katarak.

Nyak Sandang terbang ke Jakarta dari kampung halamannya di Aceh pada Selasa (20/3/2018).

Ia senang luar biasa.

Nyak Sandang terus berkata-kata memakai bahasa tradisional Aceh saat bertemu Jokowi.

"Dia (Nyak Sandang) senang sekali bisa bertemu Presiden," kata Maturidi kepada Presiden, menerjemahkan kata-kata yang diucapkan ayahnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Tertia Lusiana Dewi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved