Breaking News:

Selain Adu Hidung Khas Suku Maori, Begini Cara Unik 10 Warga Negara Ini Sambut Para Tamu

Inilah beberapa cara sapaan unik dari berbagai negara. Tentunya supaya kamu nggak bingung dan bisa ikut menyapa warga setempat saat traveling.

Penulis: Sri Juliati
Editor: Sri Juliati
FACEBOOK/Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo berkenalan dengan melakukan hongi alias saling bersentuhan hidung ala Suku Maori, suku penduduk asli Selandia Baru. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Selandia Baru meninggalkan banyak cerita.

Satu di antaranya saat Jokowi tiba Government House, Wellington, Selandia Baru, Senin (19/3/2018).

Di sana, mantan Wali Kota Solo itu bertemu dengan Gubernur Jenderal Selandia Baru, Dame Patsy Reddy.

Kedatangan orang nomor satu di Indonesia tersebut disambut tetua Suku Maori, Piri Sciascia.

Keduanya pun berkenalan dengan melakukan hongi alias saling bersentuhan hidung ala Suku Maori, suku penduduk asli Selandia Baru.

Rupanya, bukan hanya suku Maori yang punya cara unik untuk memberikan salam.

Yang paling standar, tentu saja bersalaman, cium pipi kanan-kiri (cipika-cipiki), atau membungkukkan badan seperti orang Jepang.

TribunTravel.com merangkum dari berbagai sumber, beberapa cara sapaan unik dari berbagai negara.

Tentunya supaya kamu nggak bingung dan bisa ikut menyapa warga setempat saat traveling.

1. India

2 dari 4 halaman

Orang India akan mengatupkan kedua telapak tangan di depan dada sambil mengucapkan “namaste” saat menyapa orang lain.

2. Mikronesia

(wittyfeed.com)

Menaikkan satu alis merupakan bentuk dari salam penghormatan dari Mikronesia yang letaknya berada di sebelah timur Pulau Papua.

3. Prancis

Di Prancis, mencium pipi kanan-kiri jadi hal yang normal dilakukan untuk menyapa orang yang sudah akrab, biasa disebut “faire la bise."

4. Tibet

(wittyfeed.com)

Di beberapa daerah, menjulurkan lidah merupakan bentuk dari mengejek.

Namun di Tibet, menjulurkan lidah ternyata sebagai bentuk dari sebuah salam pertemuan.

Hal ini juga membuktikan bila mereka bukan reinkarnasi dari raja Tibet dari abad 9 yang terkenal jahat dan punya lidah warna hitam.

5. Greenland

(wittyfeed.com)
3 dari 4 halaman

Selain menyentuh dan menekan hidung dan bibir ke wajah seseorang yang disambut, warga Greenland memberi salam dengan melanjutkan dengan menghembuskan napas alias kunik.

Salam jenis ini akan dilakukan pada mereka yang memiliki kulit berbeda dengan warga Greenland.

6. Jepang

Orang Jepang menyapa satu sama lain dengan membungkukkan badan.

Sudut lengkungan dan waktu membungkuk disesuaikan sama situasi dan kondisi.

7. Thailand

(thailandtourism.co)

Beda lagi dengan orang Thailand.

Dalam gestur “wai”, mereka merapatkan kedua telapak tangan di depan dada dan menundukkan kepala sampai bagian jempol menyentuh dagu.

8. Tuvalu

(wittyfeed.com)

Warga Tubalu memberikan salam dengan cara menekan wajah seseorang dengan pipi sambil mengendus dalam dalam.

4 dari 4 halaman

Ini merupakan sebuah ekspresi untuk berbagi yang dilakukan pada teman dan keluarga.

9. Arab

Tradisi menggosok hidung ini dilakukan oleh orang-orang di Teluk Arab.
Tradisi menggosok hidung ini dilakukan oleh orang-orang di Teluk Arab. (YOUTUBE.COM)

Selain menyapa “As-salamu alaykum”, orang Arab biasa meletakkan tangan di pundak satu sama lain.

Mereka juga akan mendekatkan wajah sampai bagian hidung menempel.

10. Filipina

Orang Filipina punya gestur “mano” untuk menunjukkan rasa hormat ke orang yang lebih tua.

Mirip seperti gestur “salim” kaum Muslim, mereka menggenggam punggung tangan orang yang lebih tua dan menempelkannya ke jidat.

Selanjutnya
Sumber: Tribun Travel
Tags:
Joko WidodoSelandia BaruMaori Silfester Matutina
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved