Breaking News:

54 Potongan Tangan Ditemukan Dalam Tas di Siberia Dekat Perbatasan China, dari Mana Asalnya?

Menemukan benda yang tak kita kenal sepatutnya harus diwaspadai. Karena traveler belum jelas tau apa isi dalam benda tersebut.

metro.co.uk
54 potongan tangan ditemukan di dekat perbatasan China 

TRIBUNTRAVEL.COM - Menemukan benda yang tak kita kenal sepatutnya harus diwaspadai.

Karena traveler belum jelas tau apa isi dalam benda tersebut.

Seperti warga di Siberia ini.

Dia terguncang saat menemukan tas yang memuat 27 pasang tangan manusia yang telah terputus.

Tas itu ditemukan di tepi sungai dekat kota Khabarovsk, Siberia, dekat dengan perbatasan China.

Potongan tangan manusia tersebut ditemukan dekat sungai Amur, tempat memancing yang populer di daerah itu.

Namun, awalnya penduduk sekitar tak ada yang menaruh curiga apapun.

Dilansir pada Daily Mail (8/3/2018), temuan itu menyimpan misteri tentang siapa dalang di balik pemotongan tangan-tangan malang itu.

Ada asumsi yang mengatakan tangan-tangan itu dipotong sebagai hukuman untuk para pencuri.

Sedangkan tangan lainnya dipotong dari mayat di rumah sakit.

Untuk sementara, masih tidak jelas mengapa hal ini terjadi.

Namun satu ketakutan mengasumsikan tindakan ini dengan jaringan pasar gelap.

Secara ilegal, bagian tubuh tertentu dicuri dan kemudian tangannya dipotong untuk menghilangkan jejak agar tubuh tidak teridentifikasi.

Media lokal juga mengatakan di samping potongan-potongan tangan itu ditemukan perban media dan penutup sepatu plastik khas rumah sakit.

"Ini adalah pemandangan yang memuakkan," kata seorang warga setempat.

Sementara polisi menolak untuk berkomentar.

Berita ini telah dimuat di Intisari.grid.id dengan judul Horornya Pasar Gelap: 54 Potongan Tangan Ditemukan dalam Tas di Siberia

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved