Breaking News:

Gunakan Bahan Berbahaya, 9 Jenis Produk Ini Dilarang di Beberapa Negara, Indonesia Ada?

Ternyata sejumlah produk telah dilarang di beberapa negara karena bahan yang dianggap berbahaya. Apa sajakah itu?

Bright Side
Makanan yang dilarang di berbagai negara karena mengandung bahan berbahaya 

Laporan Wartawan TribunTravel.com, Rizkianingtyas Tiara

TRIBUNTRAVEL.COM - Sekarang ini, teknologi mempermudah manusia dalam mengolah makanan.

Banyak jenis produk makanan yang kini dapat bertahan lebih lama, sehingga didistribusikan ke berbagai tempat yang berbeda.

Namun, ternyata sejumlah produk telah dilarang di beberapa negara karena bahan yang dianggap berbahaya.

Apa sajakah itu?

Yuk simak deretannya berikut, sebagaimana dikutip TribunTravel.com dari laman Bright Side.

1. Kinder Surprise

(brightside.me)

Permen yang sangat disukai anak-anak ini dilarang di Amerika Serikat pada 1938.

Pemerintah melarang penjualan produk yang mengandung bahan-bahan yang tidak dapat dikonsumsi.

Mengingat permen berwadah telur ini berisiko menyebabkan tersedak, impor telur cokelat Kinder Surprise ke AS semakin ditekan.

2 dari 4 halaman

Akan tetapi, 5 tahun yang lalu, pihak manufaktur berhasil melawan larangan pemerintah tersebut dan kembali ke pasar Amerika Serikat.

2. Pewarna artifisial

(brightside.me)

Dalam 50 tahun terakhir, jumlah zat pewarna kimia yang digunakan telah meningkat sebesar 500 persen, sehingga membawa dampak berbahaya bagi kesehatan kita.

Zat aditif ini dapat menyebabkan hiperaktif, dan mengembangkan alergi atau meningkatkan risiko terkena kanker.

Itulah sebabnya beberapa pewarna buatan dalam produk yang diekspor ke Eropa benar-benar dihilangkan dari produk tersebut atau diganti dengan yang alami.

3. Ayam berantibiotik

https://files./files/news/part_42/426960/18435010-EN_01272367_0015-1513604125-650-c33d46dc38-1514622501.jpg
https://files./files/news/part_42/426960/18435010-EN_01272367_0015-1513604125-650-c33d46dc38-1514622501.jpg (brightside.me)

Pengiriman ayam dari perusahaan manufaktur daging Amerika terbesar, Tyson Foods, dilarang di Eropa, Rusia, Norwegia, dan Australia.

Hal ini terjadi setelah dunia menemukan Tyson Foods menyuntikkan antibiotik, steroid, obat anti-inflamasi, dan ketamin pada unggas mereka.

Setelah mengumumkan informasi ini, perwakilan dari perusahaan tersebut berjanji untuk menghentikan penggunaan barang-barang tersebut, yang akhirnya dilakukan pada September 2017.

4. GMO (Genetically Modified Organism/Organisme yang Dimodifikasi Secara Genetik)

(brightside.me)
3 dari 4 halaman

Lebih dari setengah negara di Eropa melarang produk transgenik pada 2015 untuk berbagai alasan termasuk alergi, toksisitas, dan penurunan nilai gizi produk.

Penting untuk diketahui, tidak hanya buah dan sayuran yang bisa dimodifikasi secara genetis, namun juga produk hewani.

5. Roti yang diberi tambahan Baking Powder

(brightside.me)

Pernahkah kamu mendengar tentang potassium bromate?

Zat ini berfungsi sebagai baking powder.

Berkat baking powder, roti tetap terasa lembut dan indah untuk waktu yang lama seolah baru keluar dari oven.

Tapi penggunaan potassium bromate yang berlebihan bisa menyebabkan sakit kepala, ruam kulit, dan masalah pencernaan.

Sayangnya, zat potassium bromate ditemukan pada kebanyakan jenis roti komersial.

Sehingga roti semacam ini dilarang di Kanada, China, dan Uni Eropa.

6. Ikan Salmon hasil budidaya

(brightside.me)
4 dari 4 halaman

Salmon yang dikembangbiakkan di budidaya dilarang di Australia dan Selandia Baru.

Masalahnya, ikan ini diberi diet pakan yang ketat dan khusus yang mencakup antibiotik dan unsur-unsur untuk meningkatkan kalori.

(brightside.me)

Sehingga tidak ada elemen yang sehat pada salmon jenis ini.

7. Makanan dengan pengganti lemak

(brightside.me)

Olestra adalah pengganti lemak sintetis, dan jumlah kalori yang dikandungnya nol.

Zat ini sering digunakan dalam keripik kentang bebas lemak.

Diperkirakan bahan kimia ini menyebabkan banyak konsekuensi negatif bagi tubuh, termasuk buruknya penyerapan vitamin esensial.

Makanan yang mengandung olestra benar-benar dilarang di Kanada dan Eropa.

8. Minuman olahraga

(brightside.me)

Minuman olahraga tidak selalu buruk atau dilarang, dan minuman tersebut sebenarnya mengandung beberapa vitamin, mineral, dan unsur sehat lainnya.

Namun ada sejumlah produsen yang tidak bermoral mengurangi aroma minuman ini dan meningkatkan warnanya dengan bantuan minyak nabati bromin, BVO (E-443).

E-443 dilarang di Jepang dan Eropa karena tingkat racun atau toksisnya, dan ada juga risiko menimbulkan kanker payudara dan prostat.

9. Susu

(brightside.me)

Banyak perusahaan yang menggunakan bermacam-macam trik untuk meningkatkan penjualan.

Untuk mendapatkan lebih banyak susu, beberapa sapi di Amerika Serikat diberi hormon pertumbuhan.

Penggunaan susu dari sapi tersebut berhubungan erat dengan risiko kanker, peningkatan risiko penyakit kardiovaskular, dan peningkatan kadar hormon tiroid.

Itulah sebabnya susu ini dilarang di Norwegia, Swiss, Selandia Baru, Jepang, Australia, dan 29 negara Eropa lainnya.

Selanjutnya
Sumber: Tribun Travel
Tags:
NorwegiaAmerika SerikatSelandia Baru Quincy Jones Pager (Beeper) Brittney Griner Brann Stadion Aker Stadion Lerkendal Stadion
BeritaTerkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved