Breaking News:

Kuliner Bekasi - Gabus Pucung, Hidangan Ikan Berkuah Hitam yang Mirip Seperti Rawon

Jika berkunjung ke Bekasi, tentu bisa menemukan makanan berkuah hitam yang dipadukan dengan ikan.

Editor: Sinta Agustina
KOMPAS.COM/Anggita Muslimah
Gabus pucung makanan khas betawi di Pondok Gabus Lukman, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (4/1/2018). 

TRIBUNTRAVEL.COM - Jika berkunjung ke Bekasi, Jawa Barat tentu bisa menemukan makanan berkuah hitam yang dipadukan dengan ikan.

Kuliner khas Betawi bernama gabus pucung ini bisa ditemukan di setiap sudut Kota Bekasi, Jawa Barat.

KompasTravel mencoba makanan gabus pucung yang ada di Bekasi.

Salah satu kedai yang menjual gabus pucung di Bekasi adalah Pondok Gabus Lukman.

Letaknya dekat dengan Stadion Patriot Chandrabhaga, di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Sejak pukul 11.00 WIB kedai ini pun sudah ramai didatangi pengunjung.

Beberapa kali saya melihat pengunjung memesan satu porsi pucung gabus yang dinikmati bersama sepiring nasi.

Sambil menunggu bergantian untuk bisa makan di sana, KompasTravelpun melihat beberapa menu yang disajikan.

Diantaranya ada lele goreng, ikan mas goreng, sop ayam, sop kambing, semur jengkol, tahu goreng, tempe goreng, sambal, dan lalapan.

Selepas keramaian sekitar pukul 13.00 WIB, saya pun mulai memesan menu gabus pucung tersebut. 

Saat memesan biasanya penjual akan menanyakan pada pembeli ingin memilih ikan dengan bagian kepala, tengah, atau ekor.

Saya pun memilih bagian tengah ikan dan tak lama makanan tersebut pun siap dihidangkan dan disantap.

Dalam satu piring tersebut, terdapat sepotong ikan yang dilengkapi dengan kuah berwarna hitam seperti rawon dan kekuningan.

Kuahnya memiliki rasa yang gurih, sedikit asam dan segar, serta rasa rempah yang cukup kentara.

Lalu, ada sedikit gumpalan kecil berwarna hitam, juga minyak. 

Sementara ikan gabusnya begitu lembut dan sesekali terdapat duri kecil, tetapi tak terlalu banyak.

“Gabus pucung itu memakai ikan gabus. Kuahnya sendiri dinamakan pucung. Ya kalau di Jawa disebutnya kluwak, tapi kalau Betawi menyebutnya pucung,” ujar pemilik Pondok Gabus Lukman, Haji Lukman saat ditemui di kedainya yang berada di Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (4/12/2017).

Ia menjelaskan, kuah pucung ini terdiri dari tumbukan jahe, kunyit, bawang merah, bawang putih, daun salam, sereh, rempah-rempah, asam, dan pucung atau kluwak.

Setelah ditumbuk, semua bumbu digoreng terlebih dahulu kemudian dimasak ditambahkan air.

Ikan gabus yang sudah matang, nantinya tidak langsung disatukan ke dalam kuah pucung.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved