Laporan Wartawan TribunTravel.com, Ambar Purwaningrum
TRIBUNTRAVEL.COM - Tren fashion terus mengalami perubahan setiap tahunnya.
Perubahan tergantung pada inovasi dan kreasi yang diciptakan oleh para perancang mode.
Ada yang terlihat menarik.
Namun tak sedikit yang cukup aneh bila digunakan.
Seperti beberapa tren fashion dari masa lalu ini misalnya.
Mungkin tren ini dulunya banyak digilai, namun ketika digunakan pada abad 21, malah terlihat aneh.
Dilansir TribunTravel.com dari laman all-that-is-interesting.com, berikut 6 tren tak biasa dari masa lalu.
1. Menghitamkan gigi
Ratu Elizabeth I mulai tren singkat ini.
Hampir semua giginya menghitam.
Bukan karena penggunaan arang, melainkan kebiasaan makan tak sehat yang membuat giginya hitam.
Menurut sejumlah sumber, Elizabeth memiliki kecenderungan gila mengkonsumsi permen.
Bukannya dianggap jijik, gigi busuk Elizabeth justru menjadi simbol kekayaan dan status antara kaum bangsawan.
Sebab semakin rusak gigi, maka semakin banyak gula yang dimakan.
Sedangkan saat itu komoditas gula cukup mahal.
2. Rok Hoop
Rok Hoop yang terbuat dari crinoline, yang mencapai puncak popularitas pada 1850-an dan 1860-an.
Biasanya digunakan wanita Victoria.
Mereka beranggapan jika mode fashion ini membuat penampilannya elegan dan berkelas.
Sayangnya, rok tebal ini juga punya kekurangan, yakni mudah terbakar.
Ratusan wanita mengalami insiden ini setiap tahun.
Beberapa di antaranya bahkan sampai meninggal.
3. Korset laki-laki
Pada masa lalu, korset bukan hanya digunakan kaum hawa.
Para pria juga.
Sebab pada masa Victoria, pria ideal itu yang memiliki bahu lebar, dada kuat dan pinggang yang kecil.
Penggunaan korset ini untuk menciptakan bentuk ideal yang diinginkan.
4. Chopines
Populer di Venice pada abad ke-16 dan ke-17 sepatu platform yang tinggi ini dikenal sebagai chopines.
Biasanya dikenakan oleh wanita bangsawan Venesia untuk melakukan perjalanan sepanjang di tempat berlumpur.
Tinggi tidaknya sepatu yang digunakan menandakan statusnya dalam masyarakat.
5. Macaronis
Dinamakan mirip dengan pasta Italia.
Macaronis adalah orang-orang modis yang dikenali karena wig mereka yang tinggi, warna-warna cerah, dan pakaian ketat.
Gaya fashion berani ini dirancang untuk aristokrat Inggris yang berada di “Grand Tour” dari benua Eropa pada1760-an.
Pengguna fashion ini biasanya bangsawan muda yang ingin terlihat kosmopolitan.
6. Miniatur mata
Merupakan perhiasan yang popular di kalangan elit Eropa selama akhir 1700-an dan awal 1800-an.
Miniatur, sering dipakai sebagai perhiasan, yang dipopulerkan oleh kekasih gelap Raja George IV dari Inggris, Maria Fitzherbert.
Perhiasan dengan satu mata ini menjadi tanda kasih sayang mereka.