Breaking News:

Kisah Kota Terbesar Dunia yang Tak Bisa Dijangkau Jalur Darat, Dulunya Berjaya Kini Hanya. . .

Tahukah traveler, di mana kota terbesar di dunia? Jawabannya adalah Iquitos.

Amusing Planet
Iquitos 

Dulu, ribuan imigran dari seluruh dunia memilih masuk dan menetap di sana serta berharap bisa menggali kekayaan alam yang ada.

Apa kekayaanya?

Satu yang pernah berjaya adalah karet.

(Amusing Planet)

Pada masa jayanya, kota tersebut dikenal sebagai penghasil karet terbesar.

Munculnya mobil dan industri terkait telah secara dramatis meningkatkan permintaan karet di seluruh dunia.

Oleh sebab itu beberapa pria memilih menjadi pedagang dan bankir di sana.

(Amusing Planet)

Banyak pria Eropa menikahi wanita pribumi dan tinggal di Peru sepanjang sisa hidup mereka, membangun keluarga di sana.

Para imigran tersebut membawa gaya pakaian Eropa, musik, arsitektur dan elemen budaya lainnya ke Iquitos.

Akhirnya kota tersebut jadi kaya setelah industri karetnya booming.

(Amusing Planet)

Kemudian pada 1912 produksi karet semakin menurun drastis dan populasi kota pun ikutan merosot.

Meski demikian, Iquitos masih memiliki jejak mewah para konglomerat karet.

Mmisalnya ubin mosaik di istana bergaya Italia, jalan setapak yang indah atau Rumah Besi, tempat tinggal terkenal yang dirancang oleh Gustave Eiffel yang dibangun dari lembaran logam yang kemudian dibawa oleh ratusan pria melalui hutan.

(Amusing Planet)

Rumah-rumah besar itu kini memudar sebagai hanya jadi monumen kejayaan kota.

Dan tak jauh dari alun-alun ada sebuah distrik kumuh di Belén, tempat keluarga tinggal di rumah kayu yang bobrok di tepi sungai yang hanya disangga beberapa kayu.

(Amusing Planet)
(Amusing Planet)
Halaman
123
Sumber: Tribun Travel
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved