Laporan Wartawan TribunTravel.com, Ambar Purwaningrum
TRIBUNTRAVEL.COM - Sebagian dari kita paling tidak menggunakan satu jejaring sosial.
Entah itu Facebook, Twitter, Instagram, Path, Line dan sebagainya.
Kebanyakan dari kita menggunakannya untuk memposting tentang rencana masa depan, menelusuri teman, membaca berita dan chatting.
Meski pun faktanya semua media sosial berusaha melindungi data pribadi penggunannya, namun masih ada beberapa informasi yang dapat digunakan orang jahat untuk melancarkan aksinya.
Untuk menghindari masalah ini, ada baiknya untuk menghindari memposting 8 foto ini, seperti dilansir TribunTravel.com dari laman brightside.me.
1. Geolocation
Kamu pasti tahu jika tanda geolocation ditambahkan secara otomatis.
Masalahnya, fungsi ini dapat menguntungkan orang yang hendak berniat jahat.
Sebab mereka bisa melihat dimana kamu belajar, bagaimana kamu bersosialisasi, dimana kamu menghabiskan waktu untuk beristirahat dan sebagainya.
2. Tanggal lahir
Tanggal lahir itu sangat penting, sama seperti nama lengkap dan alamat rumah.
Informasi ini dapat membantu penipu dengan mudah menghack akun pribadi atau perbankan.
3. Foto tiket, kartu, dan dokumen pribadi
Kebanyakan wisatawan suka memposting tiketnya karena rasa senangnya dapat berlibur ke tempat impian.
Tindakan ini tanpa disadari justru memberi keuntungan bagi pelaku kejahatan.
Mereka bisa merekam barcode tiket untuk mendapatkan informasi pribadi.
4. Tulisan tentang rencanamu mendatang
Jangan pernah memposting rencanamu di media sosial.
Sebab dapat memberikan petunjuk bagi perjahat untuk melakukan perampokan.
5. Informasi pekerjaan
Ada beberapa kasus di mana karyawan dipecat karena mengungkapkan informasi tentang pekerjaan mereka atau menjelekkan kantornya melalui media sosial.
Itulah mengapa kamu harus berpikir dua kali sebelum posting sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaan.
Atasan dan rekan mungkin akan kecewa.
6. Kontak pertemanan
Daftar teman yang ada di media sosial yang kamu miliki kebanyakan tidak berguna.
Itulah sebabnya psikolog menyarankan menghapus semua kontak yang berlebihan dan hanya menyisakan para pengguna yang ingin terus berkomunikasi denganmu.
7. Informasi terhubung dengan anak-anak
Informasi pribadi yang berlebihan di media sosial menghaluskan jalan bagi kejahatan terhadap anak-anak.
Maka ada baiknya lebih bijak saat hendak memotretnya.
8. Foto dengan mantan
Tidak peduli seberapa lembek kamu, sebaiknya menghapus gambar dengan mantan.
Hal ini dapat membantu menghindari masalah dengan pasangan baru.
Selain itu, kenangan nostalgia tidak selalu baik untuk suasana hati.