Laporan Wartawan TribunTravel.com, Rizkianingtyas Tiarasari
TRIBUNTRAVEL.COM - Ada dua jenis penumpang pesawat terbang, yakni mereka yang sama sekali tak bisa tidur dan mereka yang dengan cepat terlelap begitu pesawat lepas landas.
Sementara telah diketahui bahwa sebaiknya penumpang jangan terlelap saat pesawat take-off.
Dilansir dari laman Kompas.com, menurut sejumlah peneliti, sebaiknya kebiasaan tidur saat pesawat take-off tidak diteruskan karena dapat menyebabkan masalah kesehatan.
Ketika pesawat naik ke udara atau pun turun, tekanan udara di kabin berubah secara cepat mengikuti ketinggian—dan jika traveler tidak siap beradaptasi, hal tersebut bisa merusak gendang telinga.
Cukup berbahaya ya?
Tapi ternyata masih banyak penumpang yang tetap tertidur saat pesawat lepas landas.
Dan ternyata hal ini juga ada alasannya lho.
Dilansir TribunTravel.com dari laman thesun.co.uk, ada beberapa faktor yang mempengaruhi betapa cepatnya seseorang tertidur.
Mulai dari tekanan udara hingga suara mesin, beberapa hal bikin penumpang pesawat cepat mengantuk.
Kok bisa ya? Simak ulasannya berikut ini.
1. Tekanan kabin
Kabin pesawat mendapat tekanan udara pada ketinggian sekitar 6.000 sampai 8.000 kaki di atas permukaan laut.
Hal ini menimbulkan efek serius pada tubuh.
Pada ketinggian itu, darah menyerap lebih sedikit oksigen, sehingga membuat seseorang merasa pusing dan lelah.
2. Tekanan saat peswaat lepas landas
Bagi traveler yang gugup dan mengalami ketakutan, lepas landas adalah saat yang sangat menegangkan dalam penerbangan.
Tapi bagi beberapa orang lain, lepas landas adalah saat yang paling menenangkan.
Saat pesawat lepas landas, penumpang didorong kembali ke tempat duduk mereka dan tekanan yang ada di tubuh bagian belakang ini mirip seperti sensasi saat berbaring.
Akibatnya, tubuh kemudian mulai berpikir saat itu ia sedang berbaring di tempat tidur.
3. Stres saat perjalanan
Kesibukan packing, sampai perjalanan ke bandara dan masuk pesawat adalah proses yang tidak menyenangkan bagi kebanyakan orang.
Dan hal ini sering memicu kelelahan.
Jadi, ketika seseorang akhirnya mencapai tempat duduk di pesawat, ada perasaan lega yang menunjukkan kesibukan tersebut telah selesai.
Hal inilah yang membuat tubuh merasakan keadaan santai
Apalagi, seseorang juga tak akan dibuat sibuk untuk melakukan sesuatu yang penting sampai pesawat mendarat di tujuan.
4. Lampu padam
Saat pesawat mulai menyusuri landasan pacu, lampu yang berada di dalam kabin menjadi redup.
Hal ini meyakinkan pikiran orang, inilah saat yang tepat untuk tidur, seperti anak-anak yang diberi waktu tidur siang di kamar mereka.
5. White noise
Suara desing dalam pesawat saat mesin dinyalakan bisa menjadi suara yang menenangkan untuk beberapa orang.
Inilah yang disebut white noise.
Selain itu, getaran dari mesin juga bisa memicu tubuh untuk mengantuk dan segera tidur.