Jangan Ditarik! Begini Cara Lepaskan Gigitan Ular Tak Berbisa Agar Tak Sebabkan Pendarahan

Meski tak mengandung racun, gigitan ular tidak dapat disepelekan. Pasalnya, kekuatan dari gigitan ular bisa menyebabkan pendarahan.

Jangan Ditarik! Begini Cara Lepaskan Gigitan Ular Tak Berbisa Agar Tak Sebabkan Pendarahan
Wikipedia
Phyton breitensteini 

TRIBUNTRAVEL.COM - Meski tak mengandung racun, gigitan ular tidak dapat disepelekan.

Pasalnya, kekuatan dari gigitan ular bisa menyebabkan pendarahan hingga robeknya otot.

Hal ini dialami oleh Robet Nababan (37), seorang warga Desa Belimbing Kecamatan Batang Gangsal Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau, yang digigit oleh ular piton sepanjang tujuh meter.

Peristiwa pada Sabtu (30/9/2017) pukul 10.00 WIB itu mengakibatkan robeknya tendon lengan kiri Robet.

Robet pun harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat, di Kelurahan Pematang Rebah, Kecamatan Rengat Barat, untuk mendapatkan perawatan.

Pakar toksikologi dan bisa ular DR. dr. Tri Maharani, M.Si SP.EM mengatakan, saat ular tak berbisa menggigit, reptil itu akan menanamkan giginya ke tubuh manusia.

Potensi bahaya dapat diminimalisir jika tahu respons yang tepat dalam menghadapi situasi tersebut.

Kebanyakan orang yang digigit oleh ular akan reflek menarik kepala atau buntut agar terlepas.

Akan tetapi, ini adalah respons yang salah.

“Masalahnya, kalau kita cabut dengan paksa, ular itu akan semakin menanamkan giginya. Itu cara ular membela diri dengan menggigit lebih kuat lagi,” kata Tri, Rabu (4/10/2017).

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Tertia Lusiana Dewi
Sumber: KOMPAS
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved