Laporan Wartawan TribunTravel.com, Rizkianingtyas Tiarasari
TRIBUNTRAVEL.COM - Ada beberapa aturan yang sering kita temui dan harus patuhi jika itu mengenai makanan.
Tentunya ini dilakukan demi keamanan dan kesehatan tubuh kita ketika akan mengonsumsinya.
Tapi ternyata ada, lho, beberapa aturan yang ternyata tak terbukti benar.
Apa sajakah itu?
Dilansir dari laman Buzzfeed.com, berikut deretan aturan yang salah serta penjelasan singkatnya menurut Peter Cassell, seorang juru bicara dari FDA (Asosiasi Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat).
1. Tidak aman mengonsumsi susu melebihi tanggal kedaluarsanya meskipun cuma satu atau dua hari
Seperti yang Cassell jelaskan, "Minum susu satu atau dua hari setelah tanggal kedaluwarsanya, mungkin bukan terkait dengan masalah kesehatan tapi lebih ke soal rasa."
Artinya, minum susu beberapa lama melewati masa kedaluwarsa, "memang meningkatkan risiko pengembangan penyakit akibat makanan dari bakteri yang mungkin telah tumbuh," kata Cassell.
Tapi kalau kamu bukan bagian dari populasi yang memiliki masalah imun (orangtua, wanita hamil, dan anak kecil).
Juga, jika susu itu hanya beberapa hari melewati masa kedaluwarsa, mungkin masih baik untuk diminum.
Namun, tetap perhatikan dulu aromanya.
2. Tidak boleh minum air yang dibiarkan dalam gelas semalaman
Air mungkin terasa agak aneh jika sudah dibiarkan di meja samping tempat tidur semalaman utuh.
Faktanya, air semacam ini "masih enak untuk diminum."
Lagipula, Cassell mengatakan, air itu tidak mengandung bahan-bahan yang membuatnya menjadi buruk.
3. Adanya perubahan warna dari sebatang cokelat berarti itu sudah tidak enak
Hal ini ternyata salah, lho.
Jika kamu berpikir untuk membuang batang cokelat yang berubah warna yang kemasannya baru saja dibuka, coba pikirkan lagi.
Lapisan samar berwarna putih atau keabu-abuan di permukaan cokelat mungkin memang terlihat mengkhawatirkan.
Namun, kemungkinan besar itu hanya lemak yang mengembang.
"Hal ini terjadi ketika lemak mentega kakao terpisah dari kakao."
"Ini merupakan proses yang normal sehingga aman dikonsumsi," kata Cassell.
4. Mentega harus disimpan di kulkas, bukan di suhu ruangan
Ini memang benar.
Menurut Cassell, meletakkan mentega dalam suhu yang lebih hangat akan menimbulkan risiko "peningkatan oksidasi, sehingga menyebabkan mentega berbau tidak sedap atau tengik."
Di sisi lain, suhu dingin menjaga masa simpan mentega dan "mengurangi tingkat pertumbuhan mikroba pembusukan yang ada."
Jadi, dinginkan mentega dalam kulkas dan jika ingin mengoleskan mentega hangat cobalah menggunakan pisau mentega bergerigi yang telah dipanaskan.
5. Semua buah dan sayur harus dicuci terlebih dahulu sebelum dimakan
Aturan ini memang benar, kecuali ada label 'prewashed' atau 'sudah dicuci' atau 'ready to eat' (siap dimakan).
Semua sayur dan buah dapat terkontaminasi dengan berbagai cara.
Selama tahap pertumbuhannya, buah dan sayuran dapat terkontaminasi oleh hewan, zat berbahaya di tanah atau air.
Atau kebersihan yang buruk di antara pekerja yang merawatnya, belum lagi adanya pestisida yang digunakan.
Menurut satu tes USDA, hampir 70 persen dari sampel 48 jenis produk yang ditanam secara konvensional terkontaminasi residu pestisida.
Jadi, kecuali jika sayur dan buah segar itu dilabeli 'prewashed' atau 'sudah dicuci' atau 'ready to eat' (siap dimakan), pastikan untuk mencucinya dengan baik sebelum menyiapkan atau memakannya.