Laporan Wartawan TribunTravel.com, Rizkianingtyas Tiarasari
TRIBUNTRAVEL.COM - Seringkali travelers mengalami gangguan telinga ketika naik pesawat terbang.
Dilansir dari laman thesun.co.uk, gangguan telinga disebabkan adanya perubahan tekanan udara di sekitar travelers saat pesawat lepas landas dan mendarat.
Sehingga telinga pun terasa seperti tersumbat dan penuh.
Ini terjadi karena saluran eustachius yang menghubungkan telinga tengah dengan bagian belakang tenggorokan tersumbat.
Hal ini menyebabkan kemampuan indera pendengaran manusia menurun.
Tak hanya itu, beberapa orang malah merasakan sakit pada telinga
Bahkan ada beberapa orang yang masih mengalaminya meskipun sudah berhari-hari turun dari pesawat.
Tentu hal ini menyebalkan, bukan?
Tapi ada beberapa tips sederhana yang bisa dilakukan.
Yuk simak.
1. Menelan makanan
Saat menelan, saluran eustachius yang menghubungkan telinga ke bagian belakang hidung menjadi terbuka.
Hal ini bisa meringankan tekanan di telinga bagian tengah.
2. Mengunyah permen karet
Mengunyah merupakan gerakan yang efektif untuk membuka saluran eustachius.
Jika ada, kunyahlah permen karet.
Permen ini dapat menstimulasi air liur sehingga tak hanya mengunyah, tapi ada juga gerakan menelan untuk meringankan gangguan telinga.
Jika tak ada permen karet, cukup lakukan gerakan mengunyah.
3. Jangan tidur
Jika tidur, maka kita akan semakin jarang mengunyah atau menelan makanan.
Hal ini dapat membuat tekanan dalam telinga semakin meningkat.
Meskipun terlihat begitu menggoda, tunggu sampai pesawat mencapai ketinggian jelajah untuk menikmati tidur.
4. Menguap
Jika sedang tidak ingin menguap, cobalah untuk berpura-pura melakukannya.
Benar-benar menguap atau tidak sama-sama dapat mengurangi tekanan udara dan melonggarkan saluran esutachius.
5. Gerakan valsava
Pencet kedua lubang hidung hingga menutup dengan jari tangan.
Kemudian tiupkan udara ke hidung.
Hal ini bisa memberikan tekanan dan membuka saluran eustachius.
6. Gerakan tonybee
Ini mirip dengan valsava.
Pencet kedua lubang hidung hingga menutup dengan jari.
Tapi, lakukan gerakan seperti sedang menelan makanan.
Hasil dari tips gerakan valsava dan tonybee di atas mungkin berbeda-beda, tergantung kondisi setiap orang.
Jadi coba saja, dan pilih mana yang paling manjur.
7. Minum banyak air
Gerakan minum air menggabungkan beberapa teknik di atas menjadi satu.
Tuangkan air ke dalam gelas besar, memiringkan kepala sedikit ke belakang untuk memposisikan saluran eustachius agar terbuka.
Kemudian dengan hati-hati, teguk air dalam jumlah yang cukup banyak untuk membantu menyamakan tekanan.
8. Mandi air hangat
Jika sudah tiba di tempat tujuan dan telinga masih terasa penuh, segera mandi air hangat dan siram kepala dengan air.
Kemudian miringkan dagu dan lakukan gerakan menelan beberapa kali.
Perubahan tekanan di bawah air dapat membantu menyeimbangkan telinga dan uap air dapat meredakan rasa tersumbat.
9. Hubungi dokter
Jika masih berlanjut bahkan hingga berhari-hari setelah turun dari pesawat, hubungi dokter.
Pasalnya, bisa jadi ini merupakan gejala serius.
Dokter akan memberikan obat pereda rasa sakit, obat semprot hidung (nasal spray), atau antibiotik yang tepat.